JAKARTA, iNews.id - Aksi korporasi pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mengalami permintaan. Bahkan, nantinya akan ada tujuh perusahaan dengan aset jumbo yang siap melantai.
Menurut Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna hingga Jumat (18/8), bursa kedatangan 7 perusahaan dengan aset skala besar alias jumbo yang masuk pipeline pencatatan saham.
Utang Pemerintah Diprediksi Tembus Rp9.645 Triliun, Ada Potensi Gagal Bayar di 2026?
"Aset mereka di atas Rp250 miliar," ujar Nyoman kepada wartawan pasar modal, Jumat (18/8/2023).
Bursa merinci sebanyak 15 perusahaan dengan aset skala menengah siap mencatatkan sahamnya. Adapun, asetnya berada di rentang Rp50 miliar sampai dengan Rp250 miliar.
BEI dan PSSI Komitmen Bawa 1 Klub Sepak Bola IPO Tahun 2024
Sementara itu, sedikitnya 4 calon emiten yang merupakan perusahaan beraset kecil di bawah Rp50 miliar juga bakal melantai di bursa. Dengan demikian, jumlah perusahaan yang masuk pipeline pencatatan bursa mencapai 26 perusahaan, alias lebih rendah dari akhir pekan lalu sebanyak 27 perusahaan.
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku