Dolar AS Loyo Imbas Penurunan Imbal Hasil Obligasi
NEW YORK, iNews.id - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada akhir perdagangan Senin (22/3/2021) waktu setempat karena imbal hasil obligasi merosot dari level tertinggi baru-baru ini.
Mengutip Xinhua, Selasa (23/3/2021), indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,18 persen menjadi 91,7523.
Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1941 dolar AS dari 1,1909 dolar AS pada sesi sebelumnya dan pound Inggris turun menjadi 1,3863 dolar AS dari 1,3870 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7754 dolar AS dari 0,7748 dolar AS.
Rebound, Harga Minyak Brent Dijual 64,53 Dolar AS per Barel
Dolar AS dibeli 108,80 yen Jepang, lebih rendah dari 108,88 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9234 franc Swiss dari 0,9291 franc Swiss, dan naik menjadi 1,2509 dolar Kanada dari 1,2494 dolar Kanada.
Imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun turun menjadi sekitar 1,68 persen pada Senin sore, setelah menembus di atas 1,7 persen akhir pekan lalu untuk pertama kalinya sejak Januari 2020. Imbal hasil untuk 30 tahun juga menurun.
Hasil yang naik membuat dolar AS bullish, sedangkan hasil yang turun, yaitu bearish.
Editor: Ranto Rajagukguk