Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Geger! Elon Musk Sebut WhatsApp Tidak Bisa Dipercaya
Advertisement . Scroll to see content

Elon Musk Tutup Pekan Ini dengan Menjual 1,2 Juta Saham Tesla

Minggu, 14 November 2021 - 10:35:00 WIB
Elon Musk Tutup Pekan Ini dengan Menjual 1,2 Juta Saham Tesla
CEO Tesla Elon Musk menutup akhir pekan ini dengan menjual saham Tesla miliknya sebanyak 1,2 juta saham senilai 1,2 miliar dolar AS atau setara Rp17,08 triliun. (foto: dok. iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

NEW YORK, iNews.id - CEO Tesla Elon Musk menutup akhir pekan ini dengan kembali menjual saham Tesla miliknya. Adapun pengajuan penjualan yang dilakukan pada Jumat (12/11/2021) lalu sebanyak 1,2 juta saham dengan harga rata-rata 1.030 dolar AS per saham atau senilai 1,2 miliar dolar AS setara Rp17,08 triliun (Rp14.235 per dolar AS).

Dilansir dari CNN, penjualan saham yang dilakukan pada akhir pekan ini menandakan total 6,4 juta saham telah dijual Elon Musk dengan nilai sebesar 6,9 miliar dolar AS. Namun, penjualan saham tersebut hanya membuat sahamnya berkurang dari 4 persen dari yang dia miliki secara langsung. 

Sebelumnya, pada pekan lalu Musk memposting jajak pendapat di Twitter pribadinya dengan menanyakan apakah dia harus menjual 10 persen kepemilikannya sebagai cara untuk meningkatkan kewajiban pajaknya, dan 58 persen pengikutnya di media sosial tersebut mengatakan "ya". 

Adapun penjualan sahamnya di minggu ini telah menekan nilai saham Tesla bagi pemegang saham, termasuk dirinya sendiri, karena sejauh ini dia adalah pemegang saham terbesar. Saham Tesla (TSLA) mengakhiri minggu dengan turun 189 dolar AS per saham, atau 15,4 persen.

Diketahui, Musk menghadapi tagihan pajak yang menjulang dan akan dipicu oleh kebutuhannya untuk menggunakan 22,9 juta opsi untuk membeli saham sebelum Agustus mendatang. Tagihan itu akan menjadi hampir 10 miliar dolar AS dengan harga pasar saat ini.

Jika dia tidak menggunakan opsi pada saat itu, opsi itu akan kedaluwarsa dan dia akan kehilangan hak untuk membeli setiap saham hanya dengan 6,24 dolar AS. Tetapi ketika dia melakukannya, nilai saham pada saat itu akan diperlakukan sebagai pendapatan normal, dan dia harus membayar tarif pajak federal 40,8 persen. 

Selain itu, terdapat opsi di mana Musk bisa berutang pajak penghasilan negara bagian ke California, yang memiliki tarif pajak tertinggi 13,3 persen. Meskipun dia telah pindah ke Texas, yang tidak memiliki pajak penghasilan negara bagian, dia mengakui dalam tweet baru-baru ini bahwa dia masih akan berutang pajak pendapatan negara bagian California yang cukup besar berdasarkan waktu yang dia habiskan untuk bekerja di negara bagian tersebut.

Meski harga sahamnya menurun, Tesla masih merupakan produsen mobil paling berharga di dunia, dengan kapitalisasi pasar lebih besar dari 12 pembuat mobil terbesar berdasarkan volume. Bulan lalu Tesla menjadi perusahaan AS keenam yang mencapai penilaian 1 triliun dolar AS. Saham Musk di perusahaan telah sedikit menurun dengan penjualan ini, tetapi untuk saat ini masih sama dengan 23,7 persen saham, turun dari 24,3 persen yang akan dimilikinya tanpa penjualan.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut