IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Merah, ENRG-DGNS Pimpin Top Losers
JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG hari ini dibuka di zona merah pada perdagangan, Selasa (10/2/2026). IHSG terkoreksi tipis 0,01 persen ke level 8.031,58.
Sebanyak 222 saham meningkat, 118 saham melemah, dan 681 saham lainnya stagnan. Pada pembukaan ini volume perdagangan tercatat di 328 juta lembar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp250 miliar.
Adapun, frekuensi yang terjadi sebanyak 37.000 kali. Dan dari sisi market cap atau kapitalisasi pasar, mencapai Rp14,5 triliun.
Mayoritas indeks sektoral menguat, di antaranya sektor keuangan menguat 0,05 persen, infrastruktur menguat 0,08 persen, properti menguat 0,20 persen, bahan baku naik 0,01 persen, sektor siklikal naik 0,20 persen, teknologi melesat 0,11 persen, dan kesehatan naik 0,06 persen.
Awal Pekan, IHSG Dibuka Menguat Dekati Level 8.000
Sementara, sektor energi melemah 0,49 persen, non-siklikal turun 0,05 persen, transportasi turun 0,25 persen, dan industri tertekan 0,06 persen.
IHSG Diramal Melemah di Awal Pekan, Ini Rekomendasi Saham Biar Tetap Cuan
Tiga besar saham top gainers pada pagi hari ini dipimpin PT Ifishdeco Tbk (IFSH) yang menguat 24,90 persen, PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) naik 24,53 persen, dan PT Nusantara Almizia Tbk (NZIA) naik 15,32 persen.
Sementara itu, jajaran top losers dipimpin PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) terkoreksi 8,19 persen, PT Murni Sadar Tbk (MTMH) melemah 8,10 persen, dan PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) turun 7,28 persen.
Editor: Aditya Pratama