JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat (7/3/2025) berpotensi bergerak dengan kecenderungan mixed sepanjang perdagangan. Pergerakan indeks akan berada di kisaran 6.563 – 6.632.
Menurut Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project, William Hartanto IHSG masih menyambut window dressing. Artinya, IHSG melanjutkan penguatan kembali namun tampak ada indikasi jenuh beli.
Kemendag Fasilitasi Ekspor 1.217 UMKM Sepanjang 2025, Total Transaksi USD134,87 Juta
“Penguatan berkurang dengan adanya tekanan jual sehingga IHSG berakhir dengan membentuk pola shooting star, yang mana secara teknikal merupakan pola bearish. Ini berarti, ada kemungkinan IHSG akan mengalami profit taking di akhir pekan ini,” ujar William dalam risetnya, Jumat (7/3/2025).
Menurut William, IHSG kembali melanjutkan penguatan namun sedikit berkurang pada akhir perdagangan kemarin.
IHSG Rontok, Peluang atau Ancaman? Simak Diskusinya di IG Live MNC Sekuritas!
“Candlestick IHSG membentuk shooting star, indikasi jenuh beli,” katanya.
IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Hijau, 283 Saham Menguat
Saham-saham yang menjadi laggards IHSG pada perdagangan hari sebelumnya adalah TLKM, CPIN, BBCA, INDF, AMRT sedangkan saham-saham yang menjadi leaders adalah BBRI, DCII, BREN, AMMN, BBNI.
Saham yang direkomendasikan secara teknikal.
SSIA, buy, support 840, resistance 925.
Pergerakan harga membentuk demand zone pada area 840 – 925.
ERAA, buy if breakout, support 410, resistance 440.
Pengujian resistance pada 440.
ITMG, sell on strength, support 23.075, resistance 23.725.
Tekanan jual membesar pada resistance MA5 (23.500).
ACES, sell on strength, support 660, resistance 705.
Membentuk resistance pada 705 dengan tekanan jual yang besar.
Editor: Puti Aini Yasmin
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku