Investor Asing Net Buy Rp917,07 Miliar, IHSG Tembus All Time High di Level 7.148
JAKARTA, iNews.id - Investor asing terpantau melakukan aksi pembelian bersih (net buy) secara akumulatif mencapai Rp917,07 miliar, pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (5/4/2022).
Nilai transaksi itu, terdiri dari akumulasi net buy Rp603,57 miliar di pasar reguler, dan Rp313,50 miliar di pasar negosiasi-tunai. Aksi asing sore ini menambah jumlah net buy mingguan mencapai Rp4,17 triliun.
Hal itu, menjadi salah satu faktor yang membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini mencetak rekor tertinggi atau all time high di level 7.148.
Dari total transaksi bursa hari ini yang mencapai Rp12,47 triliun, investor asing mengeksekusi dana transaksi sebanyak 26,18 persen, sedangkan sebagian besar adalah investor domestik yakni 73,82 persen.
Di pasar reguler, asing memborong sejumlah emiten bluchips sektor perbankan, energi, hingga industri, sekaligus melepas big caps kesehatan sampai konsumsi.
Berikut 5 emiten teratas yang paling banyak diborong asing di pasar reguler hari ini (5/4):
1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp125,7 miliar. BBRI stagnan 0,00 persen di Rp4.700.
2. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sebesar Rp100,7 miliar. ANTM tumbuh 1,14 persen di Rp2.670.
3. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) sejumlah Rp85,6 miliar. EMTK melejit 7,09 persen di Rp2.720.
4. PT Astra International Tbk (ASII) sebanyak Rp78,4 miliar. ASII naik 1,10 persen di Rp6.900.
5. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp69,0 miliar. BBCA tak bergerak 0,00 persen di Rp7.900.
Sedangkan inilah 5 emiten teratas yang dilepas asing di pasar reguler:
1. PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) sebanyak Rp111,3 miliar. ADRO melesat 6,76 persen di Rp3.000.
2. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) senilai Rp24,4 miliar. KLBF turun -4,45 persen di Rp1.610.
3. PT Industri Jamu dan Farmasi Sidomuncul Tbk (SIDO) sejumlah Rp18,8 miliar. SIDO koreksi -0,52 persen di Rp960.
4. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) merosot -0,59 persen di Rp8.375.
5. PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) mencapai Rp13,9 miliar. LPPF naik 3,11 persen di Rp5.800.
Editor: Jeanny Aipassa