Jelang Puasa, Banyak Masyarakat Gadai Emas
JAKARTA, iNews.id – PT Pegadaian (Persero) kebanjiran pengunjung dalam satu minggu terakhir atau tepatnya dua minggu sebelum bulan Puasa. Hal ini karena banyak masyarakat yang menggadaikan emas miliknya.
Kepala Kantor Cabang Pegadaian Senen, Puji Widodo mengatakan, peningkatan jumlah pengunjung biasa terjadi menjelang bulan Puasa. Namun, kata dia, faktor lain yang membuat kantor Pegadaian ramai karena menjelang tahun ajaran baru.
“Kalau situasi di sini relatif ada peningkatan, tetapi tidak hanya pengaruh persiapan masa Ramadhan, tapi juga terkait masa tahun ajaran baru. Namun untuk alasan Ramadan sudah ada peningkatan,” kata Puji Widodo seperti ditulis Minggu (6/5/2018).
Dia mengatakan, dalam sehari biasanya jumlah pengunjung bisa mencapai ratusan lantaran mereka membutuhkan uang tunai dalam menghadapi bulan Puasa dan tahun ajaran baru. Barang yang digadai pun beragam, termasuk emas, perhiasan, dan permata. Sekitar 95 persen barang yang digadai berupa emas sementara barang non-emas hanya 5 persen.
Puji menambahkan, pembiayaan atau pengkreditan biasanya meningkat hingga awal bulan Puasa. Mereka biasanya akan kembali menebus barang gadai mereka menjelang Lebaran.
“Ini karena pengunjung sudah menerima THR (tunjangan hari raya) atau mendapatkan pendapatan dari berjualan atau usaha,” ucap dia.
Di lokasi berbeda, para pedagang perhiasan di kawasan Cikini justru mengeluhkan sepinya transaksi penjualan emas jelang Ramadan. Bahkan, menurut mereka, tahun ini lebih sepi dibandingkan tahun sebelumnya.
Salah satu pedagang perhiasan, Pendi mengatakan, sepinya pengunjung karena tingginya kebutuhan masyarakat untuk membiayai pendidikan anak. “Masih agak lesu akhir-akhir ini, biasanya menjelang bulan Puasa (ramai), tapi belum dan mudah-mudahan tidak lama,” ucapnya.
Dia juga menduga, belum pulihnya daya beli masyarakat menjadi faktor lain sepinya pengunjung. Apalagi, harga emas saat ini cenderung mahal. Pendi mengatakan, harga emas dengan kadar 75 persen dijual antara Rp500.000 - 520.000 per gram sementara emas dengan kadar 99 persen dibanderol Rp625.000 – 650.000 per gram.
Editor: Rahmat Fiansyah