Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Carabao International Open 2026 Resmi Bergulir, Pecahkan Rekor MURI dan Dongkrak Biliar Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Laba Bersih MNCN Kuartal I 2022 Melonjak 65 Persen Jadi Rp697 Miliar

Jumat, 03 Juni 2022 - 12:23:00 WIB
Laba Bersih MNCN Kuartal I 2022 Melonjak 65 Persen Jadi Rp697 Miliar
Laba bersih MNCN kuartal I 2022 melonjak 65 persen jadi Rp697 miliar. (Foto: MNCN)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) membukukan laba bersih kuartal I 2022 sebesar Rp697 miliar. Angka ini melonjak 65 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp421,5 miliar.

Peningkatan laba bersih perseroan disebabkan program deleveraging MNCN melalui penurunan pinjaman sindikasi dolar AS, sehingga mengurangi eksposur bottom line dari pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. 

Laba bersih juga didukung meningkatnya pendapatan perseroan pada tiga bulan pertama tahun ini sebesar 22 persen menjadi Rp2,605  triliun. Mengingat siklus periklanan di mana biasanya kuartal I merupakan kuartal terlemah di sepanjang tahun, MNCN berhasil mengungguli tren ini dengan pertumbuhan pendapatan secara kuartalan (quarter on quarter/QoQ) sebesar 2 persen dari kuartal IV 2021.

Pendapatan iklan tetap menjadi kontributor terbesar terhadap total pendapatan konsolidasi perseroan, yang meningkat signifikan sebesar 22 persen dibanding periode yang sama tahun lalu menjadi Rp2,369 triliun.

Pendapatan digital MNCN meningkat signifikan sebesar 102 persen menjadi Rp648,7 miliar. Peningkatan singnifikan dalam kontribusi pendapatan digital tersebut adalah berkat kinerja luar biasa dari RCTI+ (AVOD superapp), 7 portal umum dan berita, serta media sosial. MNCN telah meningkatkan pencapaian pendapatan digitalnya sebesar 4 kali dibandingkan dengan kuartal I 2019.

Pendapatan nondigital atau FTA perseroan mencatat pertumbuhan sebesar 6 menjadi Rp1,721 triliun. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh kinerja yang kuat dari program TV MNCN, yang terdiri dari drama dan program spesial unggulan perseroan, dan penggunaan iklan kreatif dalam bentuk built in, iklan virtual, dan lainnya yang berkontribusi sebesar 22 persen untuk pendapatan nondigital MNCN.

Adapun pendapatan konten dan IP pada kuartal I tahun ini meningkat 6 persen menjadi Rp400,1 miliar. Sedangkan pendapatan konten secara net (ditampilkan sebagai pendapatan konten setelah eliminasi) mencapai Rp88,4 miliar, yang mewakili pendapatan MNCN dari melisensikan kontennya ke berbagai platform distribusi pihak ketiga.

Vision+, platform superapp SVOD yang berada di bawah PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), anak perusahaan perseroan, memberikan pendapatan tambahan bagi perseroan sebesar Rp123,9 miliar pada kuartal I tahun ini.

Sementara EBITDA bertumbuh sebesar 19 persen menjadi Rp1,134 triliun dibandingkan dengan Rp953,3 miliar pada periode yang sama tahun lalu,
mewakili margin EBITDA sebesar 44 persen.

Sedangkan beban langsung perserian mengalami kenaikan sebesar 32 persen menjadi Rp975,4 miliar. Peningkatan substansial dalam beban langsung sebagai hasil dari berbagai produksi orisinil yang dibuat untuk meningkatkan traffic Vision+ dan basis pelanggannya. 

Kendati demikian, beragam konten original ini akan menghasilkan pendapatan tambahan di masa mendatang untuk MNCN karena juga akan disiarkan (±6 bulan setelah tayang pertama Vision+) di saluran TV FTA untuk mendapatkan pendapatan iklan. Selain itu, pada kuartal I 2022, volume produksi in-house juga meningkat dibandingkan tahun lalu.

"Kami sangat senang melaporkan pertumbuhan kuartal I yang kuat untuk memulai tahun ini dan senantiasa terus menciptakan nilai tambah yang signifikan bagi perseroan di masa depan," kata Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo, dalam keterangannya, Jumat (3/6/2022). 

Dia menuturkan, untuk pertama kalinya sejak awal pandemi bermulai pada 2020, pemrograman MNCN telah kembali dengan kekuatan penuh. Harry Tonoesoedibjo mengatakan, MNCN berharap untuk memperkuat hal tersebut melalui pembangunan Movieland, di mana Fase 1 akan selesai pada semester II  tahun ini. 

"Kami juga telah mengumpulkan dan berinvestasi dalam berbagai konten yang telah disiapkan untuk platform digital dan nondigital kami yang akan memungkinkan perseroan untuk sekali lagi mendominasi pada tahun 2022," ujarnya.

Pangsa Pemirsa

Mempertahankan rekor kinerjanya pada 2021, MNCN secara konsisten berhasil mendominasi tayangan prime time dan all time-nya dengan mencatatkan rata-rata pangsa pemirsa masing-masing sebesar 45,5 persen dan 41,3 persen pada Mei 2022. 

Keunggulan perseroan dalam hal viewership tetap menjadi yang dominan di antara kompetitor dan memperkuat posisinya sebagai grup FTA TV terdepan di industri Indonesia, terutama disebabkan oleh produksi in-house dan program spesial perseroan.

Sepanjang tahun ini, MNCN telah berhasil mempertahankan kinerja terbaiknya dengan deretan serial drama dan berbagai program spesial yang diproduksi secara in-house. MNCN berhasil menempatkan 14 dari 20 program terbaik pada  2022. Selain itu, serial drama terbaru yang berjudul Aku Bukan Wanita Pilihan telah memberikan hasil yang menjanjikan dengan menduduki posisi ke-4 pada program terbaik yang ditayangkan di TV FTA.

Dengan awal yang kuat di tahun ini, lanskap periklanan pada kuartal I2022 telah menunjukkan tingkat pertumbuhan yang positif karena telah kembali ke tingkat prapandemi. Selama kuartal tersebut, kinerja perseroan yang luar biasa tercermin dalam kontribusi belanja iklan FTA nasional, dengan mendominasi 50,5 persen pangsa pasar, jauh di atas kompetitor lain.

Editor: Jujuk Ernawati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut