Listing Hari Ini, Pertamina Geothermal Energy (PGEO) Patok Harga Rp875 per Saham
JAKARTA, iNews.id - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) akan mencatatkan (listing) perdana sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Jumat (23/2/2023). PGEO menjadi perusahaan tercatat ke-19 di BEI pada tahun ini.
PGEO menggelar initial public offering (IPO) sebanyak 10,35 miliar saham atau 25 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. PGEO memasang harga bookbuilding di rentang Rp820-Rp945 per saham dan yang ditawarkan kepada publik di Rp875 per sahamnya.
Mengutip laman e-IPO, Pertamina Geothermal Energy menjalankan bidang usaha di bidang panas bumi dari sisi hulu dan/atau sisi hilir serta kegiatan usaha. PGEO merupakan anak usaha PT Pertamina (Persero).
Perseroan merupakan pemegang kuasa pengusahaan panas bumi terbesar di Indonesia, dalam hal kapasitas terpasang keseluruhan yang dioperasikan sendiri oleh Perseroan dan oleh para Kontraktor KOB berdasarkan data dari Wood Mackenzie Asia Pacific Pte Limited.
Selain itu, Perseroan memiliki rekam jejak yang baik dalam fokus usaha Perseroan yaitu pengembangan dan pengelolaan proyek-proyek PLTP di berbagai lokasi di Indonesia, yang masing-masing memiliki jumlah kapasitas terpasang yang bervariasi.
Hingga 30 Juni 2022, PGEO baik secara langsung maupun tidak langsung memiliki hak atas 13 kuasa pengusahaan panas bumi, dengan kapasitas terpasang keseluruhan sebesar 1.877 MW, di mana sebesar 672 MW dioperasikan sendiri dan sebesar 1.205 MW dioperasikan oleh para Kontraktor KOB.
PGEO memperoleh sebagian besar pendapatan Perseroan dari penjualan listrik secara langsung dan tidak langsung ke PLN dan penjualan uap ke IPP dan PLN.
Editor: Aditya Pratama