Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : TelkomGroup Jalin Kerja Sama dengan Huawei, Perkuat Ekosistem Data Center
Advertisement . Scroll to see content

Monas dan Perannya bagi Jakarta: Ruang Edukasi dan Sumber Pendapatan Daerah

Senin, 16 Maret 2026 - 09:08:00 WIB
Monas dan Perannya bagi Jakarta: Ruang Edukasi dan Sumber Pendapatan Daerah
Monumen Nasional. (Foto: dok Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id Monumen Nasional (Monas) selama ini dikenal luas sebagai salah satu ikon paling kuat yang melekat pada wajah Jakarta. Tugu yang berdiri di pusat kota tersebut tidak hanya menjadi tujuan wisata, tetapi juga ruang publik yang menyimpan berbagai cerita tentang perjalanan bangsa Indonesia.

Kepala Pusat Data dan Informasi Pendapatan Bapenda Jakarta, Morris Danny mengatakan, setiap hari, kawasan Monas dipadati masyarakat yang datang untuk berbagai keperluan, mulai dari berolahraga, bersantai bersama keluarga, hingga mempelajari sejarah di dalam museum. 

“Aktivitas yang berlangsung di kawasan ini menunjukkan bahwa Monas memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar monumen peringatan,” katanya.

Selain menjadi simbol sejarah, keberadaan Monas juga memiliki kontribusi nyata bagi pengelolaan kota, terutama melalui sektor pariwisata yang turut memberikan pemasukan bagi pemerintah daerah.

Lahir dari Gagasan Besar

Pembangunan Monas tidak lepas dari gagasan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno. Pada pertengahan dekade 1950-an, dia menginginkan sebuah monumen nasional yang mampu menjadi pengingat permanen atas perjuangan rakyat Indonesia dalam merebut kemerdekaan.

Rancangan monumen kemudian dipilih melalui proses sayembara desain. Konsep karya arsitek Soedarsono akhirnya ditetapkan sebagai desain utama yang akan diwujudkan.

Proyek pembangunan dimulai pada 17 Agustus 1961, bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia. Sejak awal, monumen ini dirancang bukan hanya sebagai bangunan monumental, tetapi juga sebagai simbol yang mencerminkan identitas bangsa.

Monas memiliki tinggi sekitar 132 meter dan berdiri di area yang luas di jantung Jakarta. Pada bagian puncaknya terdapat bentuk lidah api yang dilapisi emas, melambangkan semangat perjuangan yang terus menyala.

Beberapa unsur desainnya juga mengandung simbol tanggal Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, yakni 17 Agustus 1945, yang dihadirkan melalui berbagai elemen arsitektural.

Pusat Edukasi Sejarah bagi Masyarakat

Fungsi edukasi menjadi salah satu peran penting Monas sejak awal pembangunannya. Sementara di bagian dasar monumen, terdapat Museum Sejarah Nasional yang menampilkan rangkaian diorama perjalanan bangsa Indonesia.

Melalui diorama tersebut, pengunjung dapat melihat gambaran berbagai peristiwa penting, mulai dari masa kerajaan di Nusantara, periode kolonialisme, hingga perjuangan menuju kemerdekaan dan perkembangan Indonesia setelahnya.

Museum ini menjadi sarana pembelajaran sejarah yang menarik, terutama bagi pelajar dan generasi muda. Dengan pendekatan visual yang mudah dipahami, kisah perjalanan bangsa dapat dipelajari secara lebih hidup dibandingkan dengan hanya melalui buku.

Karena itu, kunjungan ke Monas sering kali tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas rekreasi, tetapi juga sebagai pengalaman edukatif yang memperkaya pemahaman tentang sejarah nasional.

Dukung Penerimaan Daerah

Sebagai destinasi wisata populer di Jakarta, Monas juga memiliki peran dalam mendukung penerimaan daerah melalui sistem retribusi.

Pengunjung yang ingin masuk ke kawasan tertentu, museum, atau pelataran puncak dikenakan tarif yang relatif terjangkau. Dana yang diperoleh dari retribusi tersebut menjadi bagian dari pendapatan daerah yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Morris Danny menegaskan, penerimaan ini kemudian dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan pembangunan kota, seperti pemeliharaan fasilitas publik, peningkatan infrastruktur, serta pengembangan layanan yang menunjang kenyamanan masyarakat.

“Dengan demikian, aktivitas wisata yang berlangsung di kawasan Monas secara tidak langsung turut mendukung pembiayaan berbagai program layanan publik di Jakarta,” ucapnya.

Hingga kini, Monas tetap memegang peran penting dalam kehidupan kota Jakarta. Selain menjadi simbol perjuangan bangsa, kawasan ini juga berfungsi sebagai ruang terbuka yang dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan.

Perpaduan antara fungsi historis, edukatif, dan sosial membuat Monas menjadi salah satu ruang kota yang memiliki nilai strategis. Kehadirannya tidak hanya mengingatkan masyarakat pada sejarah kemerdekaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pengelolaan kota melalui sektor pariwisata.

“Dari kawasan inilah warisan sejarah, aktivitas publik, dan kontribusi ekonomi bertemu dalam satu ruang yang sama. Monas pun terus berdiri sebagai pengingat perjalanan bangsa sekaligus bagian dari dinamika pembangunan Jakarta,” kata Morris Danny.

Editor: Rizqa Leony Putri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut