Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga Minyak Dunia Kembali Menguat usai MoU Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir
Advertisement . Scroll to see content

Pasokan AS Turun, Harga Minyak Dunia Jatuh Tipis

Kamis, 02 November 2017 - 08:31:00 WIB
Pasokan AS Turun, Harga Minyak Dunia Jatuh Tipis
Harga minyak dunia jatuh tipis menyusul pasokan bahan bakar AS yang mengalami penurunan (Foto: Reuters/Ilustrasi)
Advertisement . Scroll to see content

NEW YORK, iNews.id - Harga minyak dunia turun tipis menyusul persediaan minyak mentah Amerika Serikat (AS) yang terkoreksi ke bawah meski terjadi kenaikan produksi. Sementara di luar AS, Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) terus memperketat pasar melalui kesepakatan pemangkasan produksi.

Mengutip CNBC, Kamis (2/11/2017), harga minyak Brent berjangka berada di USD60,49 per barel pada 00.40 GMT, turun tipis sebelum penutupan perdagangan. Meski begitu, harga minyak Brent telah meningkat lebih dari 35% sejak posisi terendah pada Juni 2017.

Minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) berada di USD54,25 per barel, turun USD5 sen. Namun masih 30% di atas level terendah di bulan Juni 2017.

Persediaan minyak mentah komersial AS turun sebesar 2,4 juta barel hingga 27 Oktober menjadi 454,9 juta barel, menurut data dari Badan Informasi Energi AS.

"Persediaan minyak mentah AS kembali mengalami tren penurunan setelah terjadi gangguan akibat badai harvey," kata William O'Loughlin, analis investasi di Rivkin Securities.

Meski begitu, produksi meningkat 46.000 barel per hari (bph) menjadi 9,6 juta barel per hari. Produksi minyak mentah AS sekarang naik di atas 13% sejak pertengahan 2016.

Di luar Amerika Serikat, sentimen pasar diyakinkan dengan usaha tahun  ini oleh OPEC dan Rusia untuk memangkas sekitar 1,8 juta barel per hari (bph) dalam produksi minyak untuk memperketat pasar.

"OPEC mendukung proses rebalancing dengan mempertahankan kepatuhan yang tinggi terhadap penurunan produksinya," kata Ole Hansen, Kepala Strategi Komoditas di Saxo Bank Denmark.

Data perdagangan menunjukkan bahwa pasar minyak global belum positif dibanding kuartal terakhir, yang mengakibatkan penarikan persediaan bahan bakar.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut