Pembukaan Perdagangan, IHSG dan Bursa Saham Asia Kompak Masuk Zona Merah
JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan, Senin (6/11/2017) pagi ini masuk zona merah dengan berada di 6.036, turun 3,1 poin atau 0,05%.
Dari 217 saham yang diperdagangkan, 82 di antaranya menguat, 45 melemah, dan 90 stagnan. Perputaran transaksi di awal pembukaan mencapai Rp276 miliar dengan 312 juta saham diperdagangkan.
Namun tak berlangsung lama, IHSG di pukul 09.11 WIB membalikkan posisi dan keluar dari zona merah dengan menguat 5,75 poin atau 0,09% ke 6.045.
Indeks LQ45 turun 0,63 poin atau 0,06% ke 1.004,92, Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,5 poin atau 0,2% ke 733,88, indeks IDX30 turun 0,45 poin atau 0,08% ke 548,61 dan indeks MNC36 naik 0,42 poin atau 0,12% ke 343,69.
Dari 10 sektor penopang IHSG, enam di antaranya dibuka melemah, sementara sisanya menguat. Sektor consumer, pertambangan, dan aneka industri mejadi kontributor utama pelemahan IHSG di awal pembukaan.
Adapun deretan saham top gainers, yaitu PT Hanson International Tbk (MYRX) naik Rp1 atau 0,88% ke Rp114, PT Barito Pacific Tbk (BRPT), naik Rp20 atau 0,97% ke Rp2.080, PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) naik Rp40 atau 0,98% ke Rp4.130, dan PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) naik Rp6 atau 1,55% ke Rp394.
Sementara itu, deretan saham top losers yakni, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp50 atau 0,62% ke Rp8.050, PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) turun Rp200 atau 0,86% ke Rp23.100, PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) turun Rp25 atau 1,28% ke Rp1.935, dan PT Tiga Pilar Sejahtera Food (AISA)turun Rp15 atau 1,61% ke Rp915.
Bergeser ke Bursa Asia, tercatat sebagian indeks di pasar itu mengalami pelemahan pada pembukaan perdagangan pagi ini. Pelemahan ini akibat investor mencerna laporan pendapatan dan tur Presiden Donald Trump ke kawasan tersebut mulai berjalan.
Bursa Amerika Serikat alias Wall Street telah ditutup menguat pada hari Jumat pekan lalu meskipun laporan kinerja bergerak mixed untuk bulan Oktober karena pasar berfokus pada pendapatan yang kuat.
Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,26% karena pasar dibuka kembali untuk perdagangan setelah akhir pekan yang panjang. Indeks Kospi mendapat tekanan. Indeks turun 0,57% karena turunnya saham teknologi blue-chip membebani pasar yang lebih luas. Sementara Down Under, S & P / ASX turun 0,14%, dengan kenaikan saham energi dan utilitas diimbangi oleh kerugian di sub-indeks keuangan.
Indeks Hang Seng Hong Kong turun 1,05% pada awal perdagangan. Shanghai Composite turun 0,22% dan Komposit Shenzhen turun 0,106%.
Editor: Ranto Rajagukguk