Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Investigasi Terbaru Ungkap Sosok Pencipta Bitcoin Satoshi Nakamoto, Siapa Dia?
Advertisement . Scroll to see content

Resmi Terbentuk, Asosiasi Blockchain Indonesia Jadi Anggota Kadin

Rabu, 21 Maret 2018 - 14:56:00 WIB
Resmi Terbentuk, Asosiasi Blockchain Indonesia Jadi Anggota Kadin
Ketua Umum Asosiasi Blockchain Indonesia sekaligus CEO Bitcoin Indonesia, Oscar Darmawan. (Foto: iNews.id/Isna Rifka Sri Rahayu)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) resmi diluncurkan sebagai wadah bagi para pelaku industri teknologi blockchain di Indonesia. ABI menjadi anggota baru dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia yang merupakan salah satu organisasi yang mewadahi dunia usaha di Indonesia. 

Ketua Umum ABI Oscar Darmawan mengatakan, upaya ini merupakan keseriusan para pelaku blockchain untuk menjadi mitra pemerintah dan swasta. Sebab, ABI bertujuan untuk menghimpun pelaku industri agar menjadi mitra pemerintah yang berkemampuan daIam merumuskan kebijakan yang diperlukan untuk kemajuan ekosistem teknoIogi blockchain.

"Kami ingin menjadi mitra bagi pemerintah maupun swasta agar teknologi ini bisa berkembang maksimal di Indonesia. Karena kami percaya teknologi blockchain bisa menyetarakan Indonesia dengan negara-negara maju lainnya," kata Oscar di Wisma Barito Pasific, Jakarta, Rabu (21/3/2018).

Untuk itu, kata Oscar yang juga CEO Bitcoin Indonesia, asosiasi yang didirikan pada 18 Januari 2018 ini berkomitmen untuk menjaIin kerjasama erat dengan seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah maupun non pemerintah. 

Sementara itu, sampai saat ini kehadiran teknologi blockchain belum dikenal oleh masyarakat luas dan para pelaku usaha. Asosiasi Blockchain Indonesia hadir sebagai upaya dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku usaha terkait teknologi blockchain dan revolusi industry 4.0.

Hal tersebut senada dengan yang dikatakan oleh Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan Roeslani bahwa di era industri 4.0 ini perlu diantisipasi secara maksimal oleh para pelaku industri. Sebab, seperti internet, lambat laun para pelaku industri harus siap menerima teknologi blockchain dalam proses industrinya.

"Blockchain akan menjadi salah satu pihak penting dari revolusi industri 4.0 dengan blockchain yang menjadi salah satu proses digital dan otonom menggunakan teknologi, jadi ini akan menjadi sangat vital," tutur Roeslan di kesempatan yang sama.

Oleh karena itu, kata Rosan, Kadin siap memayungi dan memberikan pendampingan yang terbaik agar berdirinya ABI dapat menjadi katalis terbentuknya ekosistem yang dapat memaksimalkan pemanfaatan teknologi blockchain.

Selain itu, sebagai sebuah teknologi yang baru yang berkembang sangat pesat, antusiasme dari para pelaku industri anggota ABl perlu ditopang oleh regulasi yang akomodatif dan dapat memaksimalkan manfaat teknologi blockchain.

Sebagai informasi, ABI didirikan oIeh perusahaan-perusahaan Blockchain terpercaya di Indonesia seperti Blocktech Indonesia, Indonesian Blockchain Network, Blockchain Zoo, Luno, INDODAX, dan Pundi X.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut