Rupiah Kembali Melemah Dekati Rp15.000 per Dolar AS, Ini Pemicunya

Advenia Elisabeth ยท Rabu, 21 September 2022 - 17:45:00 WIB
Rupiah Kembali Melemah Dekati Rp15.000 per Dolar AS, Ini Pemicunya
Nilai tykar rupiah terhadap dolar AS semakin melemah hingga mendekati Rp15.000 per dolar AS. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar rupiah hari ini, Rabu (21/9/2022), ditutup melemah 13 poin ke level Rp14.997 per dolar Amerika Serikat (AS). Hal itu membuat rupiah makin mendekati level Rp15.000 per dolar AS.

Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi, mengatakan salah satu pemicu melemahnya rupiah disebabkan sentimen negatif terhadap pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI), pada Kamis (22/9/2022). Ada kemungkinan, BI akan menaikkan suku bunga acuan pada bulan ini.

"Sebanyak 12 lembaga/institusi memperkirakan bank sentral akan mengerek BI7DRR sebesar 25 basis points (bps) menjadi 4,00 persen sementara dua lembaga/institusi memproyeksi kenaikan BI7DRR sebesar 50 bps menjadi 4,25 persen," kata Ibrahim dalam rilis hariannya, Rabu (21/9/2022).

Sedangkan dari faktor eksternal, Ibrahim menilai, menguatnya Dolar AS akibat keputusan Presiden Rusia Vladimir Putin yang meningkatkan ketegangan dengan Ukraina, membuat pelaku pasar menunggu rencana kenaikan suku bunga Bank Sentral AS atau The Federal Reserve (The Fed) yang substansial.

Selain itu, Asian Development Bank (ADB) atau Bank Pembangunan Asia menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini menjadi 5,4 persen dari perkiraan sebelumnya pada Juli 2022 sebesar 5,2 persen. 

"Keputusan ADB untuk menaikkan proyeksi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia ini dilakukan seiring momentum yang kuat di sisa 2022. Terlebih lagi, kondisi perekonomian Indonesia sudah cukup solid di sepanjang semester I 2022 dengan pertumbuhan sebesar 5,23 persen," ujar Ibrahim.

Untuk perdagangan besok, Kamis (22/9/2022), dia memprediksi mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp14.980-Rp 15.040. 

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda