Saham Emiten Baru Ini Anjlok 32 Persen Sejak Listing, Transaksi Waran Justru Melonjak
JAKARTA, iNews.id - Saham emiten baru PT Anugerah Spareparts Sejahtera Tbk (AEGS) tercatat anjlok 32 persen sejak listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 11 September 2023.
Pada penutupan perdagangan akhir pekan, Jumat (15/9/2023), harga saham emiten filter otomotif itu jatuh menjadi Rp68, dari harga perdananya Rp100 per saham. Bahkan AEGS sempat menyentuh level terendahnya sebesar Rp66 per saham.
Secara historis, AEGS tak pernah berakhir di zona hijau sejak menjadi perusahaan tercatat ke-66 di bursa, dengan melepas 400 juta saham, dengan raihan dana bersih senilai Rp40 miliar.
Transaksi-net sepekan mencapai Rp60,4 miliar, dengan volume bersih mencapai 647,2 juta saham yang diperdagangkan. Adapun investor asing terpantau melakukan penjualan Rp238 juta selama periode 11-15 September 2023.
Kendati harga sahamnya jatuh, transaksi waran (AEGS-W) justru melonjak cukup signifikan, setelah diberikan sebagai insentif sebesar Rp1 per waran kepada pemegang saham baru yang ikut penjatahan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO).
Rasionya 4:1, yakni setiap pemilik empat saham baru berhak memiliki satu AEGS-W. AEGS-W juga dapat diperdagangkan layaknya saham biasa, sejak tanggal pencatatan hingga 9 September 2024.
Data menunjukkan bahwa volume transaksi waran AEGS lebih ramai dari sahamnya pada hari pertama perdagangan. Volume transaksi saham AEGS mencapai 280,43 juta lembar, sementara AEGS-W sebanyak 663,15 juta unit
Data perdagangan Senin (11/9) menunjukkan volume transaksi AEGS-W berada di urutan keempat terbanyak, setelah saham PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Sedangkan dari sisi frekuensi transaksi, AEGS-W memimpin di urutan pertama, membawahi satu tingkat saham emiten yang memiliki jumlah investor terbanyak, yakni GOTO.
PT Anugerah Spareparts Sejahtera Tbk (AEGS) menerbitkan 100 juta Waran Seri I atau setara 16,5 perse dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pendaftaran IPO disampaikan. Perseroan membidik dana Rp9 miliar dari penerbitan instrumen efek ini.
AEGS-W dapat dikonversi dengan harga pelaksanaan sebesar Rp90 per saham. Pelaksanaan konversi dapat dilakukan mulai 11 Maret 2024 hingga 10 September 2024.
Editor: Jeanny Aipassa