Sektor Tambang Anjlok, IHSG Berakhir Melemah 0,35 Persen
JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan Rabu (3/7/2019) sore. Indeks turun 22 poin atau 0,35 persen ke 6.362.
Mengutip data RTI, dari 547 saham yang diperdagangkan, sebanyak 181 menguat, 228 melemah, dan 138 stagnan. Frekuensi perdagangan tercatat 469.515 kali dengan 19,01 miliar lembar saham diperjualbelikan dan nilai transaksi mencapai Rp8,37 triliun.
Dari sembilan sektor penggerak IHSG, hanya sektor konsumer yang menguat 0,23 persen. Sektor pertambangan menyeret indeks ke zona merah setelah anjlok 3,49 persen. Sejumlah saham emiten tambang yang anjlok di antaranya ADRO, TINS, INCO, dan BYAN.
Sektor industri dasar membawa indeks ke area positif setelah menguat tajam 1,76 persen sementara sektor pertambangan menjadi pemberat indeks setelah turun 0,88 persen.
Sejumlah saham yang masuk dalam daftar top losers antara lain:
- PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp475 (0,61 persen) ke Rp77.725
- PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp225 (0,79 persen) ke Rp28.250
- PT Bayan Resources Tbk (BYAN) turun Rp2.375 (12,26 persen) ke Rp17.000
- PT Indo Kordsa Tbk (BRAM) turun Rp900 (7,69 persen) ke Rp10.800
- PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) turun Rp225 (2,43 persen) ke Rp9.050
Sementara sejumlah saham yang masuk dalam top gainers antara lain:
- PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPS) naik Rp60 (1,82 persen) ke Rp3.350
- PT Blue Bird Tbk (BIRD) naik Rp110 (3,83 persen) ke Rp2.980
- PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) naik Rp60 (2,86 persen) ke Rp2.160
- PT Golden Flower Tbk (POLU) naik Rp260 (24,76 persen) ke Rp1.310
- PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) naik Rp105 (9,5 persen) ke Rp1.210
Investor asing mencatat jual bersih (net sell) di pasar reguler sebesar Rp9 miliar. Sementara di seluruh pasar, termasuk pasar tunai dan negosiasi, asing mencatat net sell Rp506 miliar.
Pelemahan IHSG selaras dengan bursa Asia yang memerah. Indeks Nikkei 225 Jepang ditutup turun 0,53 persen. Indeks Hang Seng Hong Kong terkoreksi 0,07 persen sementara Indeks Shanghai Komposit China anjlok hampir 1 persen.
Editor: Rahmat Fiansyah