Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bank Mandiri Mau Buyback Saham Rp1,17 Triliun, Ini Prospek Analis
Advertisement . Scroll to see content

Selain Buyback Saham, Garudafood Bakal Stok Split dengan Rasio 1:5

Senin, 21 Juni 2021 - 08:53:00 WIB
Selain Buyback Saham, Garudafood Bakal Stok Split dengan Rasio 1:5
PT Garudafood akan buyback saham dan stock split
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) siap melakukan sejumlah aksi korporasi, di antaranya pembelian kembali saham atau buyback dan pemecahan nilai nominal saham atau stock split. Aksi korporasi ini sudah disetujui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan pada 16 Juni 2021 lalu.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/6/2021), pemegang saham perseroan menyetujui pembelian kembali saham yang telah dikeluarkan dan tercatat di BEI dalam jumlah sebanyak-banyaknya 1 persen dari modal ditempatkan. Buyback saham bisa dilakukan melalui BEI maupun di luar BEI.

"Dengan alokasi dana sebanyak-banyaknya sebesar Rp50 miliar termasuk biaya perantara pedagang efek dan biaya lainnya sehubungan dengan pembelian kembali saham perseroan, yang mana akan dilakukan secara bertahap dalam waktu paling lama 18 bulan sejak pembelian kembali saham perseroan disetujui oleh rapat," bunyi keterangan tertulis perseroan.

Pemegang saham juga menyetujui pemberian wewenang dan/atau kuasa kepada direksi perseroan untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan demi tercapainya keputusan tersebut dengan tetap memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain buyback saham, RUPST juga menyetujui melakukan pemecahan nilai nominal saham perseroan atau stock split dengan rasio 1:5.

"Dan karenanya menyetujui pula perubahan Pasal 4 Anggaran Dasar  Perseroan untuk disesuaikan dengan hasil pemecahan nilai nominal saham perseroan (stock split) tersebut," bunyi keterangan perseroan.

Perseroan juga akan membagikan dividen tunai tahun buku 2020 sebesar Rp131,92 miliar. Dividen tunai yang dibagikan merupakan 50,85 persen dari laba tahun buku 2020 yang dapat diatribusikan kepada pemilik induk sebesar Rp259,41 miliar.

"Sebesar Rp18 per saham atau Rp131,92 miliar ditetapkan sebagai dividen tunai tahun buku 2020 dan akan dibagikan secara tunai kepada seluruh pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan, per tanggal 28 Juni 2021 pukul 16.00 WIB," bunyi keterangan perseroan.

Pemegang saham juga menyetujui sebesar Rp2 miliar untuk ditetapkan sebagai cadangan wajib untuk memenuhi ketentuan Pasal 70 Undang-undang Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2007, yang penggunaannya sesuai dengan Pasal 20 Anggaran Dasar Perseroan.

Sementara itu, sisa laba bersih sebesar Rp125,48 miliar digunakan sebagai cadangan umum yang belum ditentukan penggunaannya.

Berikut jadwal pembagian dividen tunai Garudafood:

1. Akhir Periode Perdagangan Saham Dengan Hak Dividen 
(Cum Dividen)
- Pasar Reguler dan Negosiasi (24 Juni 2021)
- Pasar Tunai (28 Juni 2021)

2. Awal Periode Perdagangan Saham Tanpa Hak Dividen (Ex 
Dividen)
- Pasar Reguler dan Negosiasi
(25 Juni 2021)
- Pasar Tunai
(29 Juni 2021)

3. Tanggal Daftar Pemegang Saham yang Berhak Dividen (Recording Date)
(28 Juni 2021)

4. Tanggal Pembayaran Dividen Tunai (12 Juli 2021)

Editor: Jujuk Ernawati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut