Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Realisasi KPR Subsidi FLPP Tembus 278.865 Unit di 2025, Didominasi Gen Z dan Milenial 
Advertisement . Scroll to see content

Simak 3 Kesalahan Generasi Milenial dalam Mengelola Keuangan yang Perlu Dihindari

Kamis, 18 November 2021 - 20:46:00 WIB
Simak 3 Kesalahan Generasi Milenial dalam Mengelola Keuangan yang Perlu Dihindari
Cek tipe kepribadian finansial ini, nomor 3 diuntungkan dengan penawaran dari MotionBanking! Foto: MNC Media
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Generasi milenial kerap kali merasakan banyak godaan finansial dalam mengelola keuangan. Jika tidak mengelola keuangan dengan baik, maka bisa berpotensi bangkrut di masa tua nanti.

Tidak sedikit dari generasi milenial yang memiliki kecenderungan untuk mengutamakan gaya hidup alih-alih mencukupi kebutuhan primer. Sehingga, hal tersebut memunculkan kebiasaan yang berpotensi membahayakan kondisi keuangan di masa mendatang

Lantas, apa saja kesalahan keuangan yang harus dihindari generasi milenial?

Perencana keuangan dan CEO Zap Finance, Prita Hapsari Ghozie, menjelaskan, ada tiga kesalahan keuangan milenial (dan Gen Z) yang perlu dihindari. Mulai dari mencampuraduk semua pos pengeluaran, hingga tidak menyiapkan pengeluaran tahunan.

“Gimana tengah bulannya #temanPrita? Masih tersenyum? Mulai tua penampakan saldo & dompet? atau tua banget butuh asupan retinol? Tenang tenang tenang…coba liat deh #tipsPrita kali ini, siapa tahu bermanfaat supaya ga kejebak cycle yang sama,” tulis Prita di akun Instagram pribadinya @pritaghozie, Kamis (18/11/2021).

Berikut tiga kesalahan keuangan milenial (dan Gen Z) yang perlu dihindari:

1. Mencampuraduk Semua Pos Pengeluaran

Meski spending plan bulanan sudah dibuat rapi menjadi Living 50 persen, Saving 30 persen, dan Playing 20 persen, tapi jika uang penghasilan masih saja dikelola dalam satu rekening pastinya bablas sebelum tanggal gajian adalah sebuah keniscayaan.

Tipsnya: tiga pos pengeluaran itu harus dibagi menjadi tiga terpisah.

2. Tidak Sadar Saat Membayar dengan Alasan #Selfreward

“Mba… aku sering ga sadar tiba-tiba checkout lima keranjang di platform e-commerce? Sounds familiar? Hal ini wajar karena efek samping pengelolaan keuangan digital adalah hilangnya kendali atas diri sendiri.

Tipsnya: harus menentukan limit transaksi yang diperkenankan dan sesuai dengan spending plan. Misalnya, jatah belanja dan self-reward adalah Rp1 juta per bulan, maka di rekening Playing harus ditentukan limit maksimal untuk bertransaksi.

3. Tidak Menyiapkan Pengeluaran Tahunan

Coba perhatikan deh, bayar pajak mobil, servis motor, kado ulang tahun pasangan, mungkin hanya kejadian 1x setahun kan? Jadi, sebenarnya ada pengeluaran non-rutin setiap tahunnya yang dapat diantisipasi dari awal.

Tipsnya: harus punya satu rekening khusus untuk jenis pengeluaran ini yang disisihkan setiap bulan dari penghasilan. Apalagi yang sudah menikah, rekening ini pun bagusnya dibuat menjadi rekening bersama yang berasal dari dua penghasilan. 

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut