Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rupiah Sepekan Anjlok ke Rp16.819 per Dolar AS, Ini Penyebabnya
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) menunjukkan optimisme konsumen yang menguat pada April 2018 dibandingkan dengan periode sebelumnya. Hal itu tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) April 2018 yang meningkat 0,6 poin dari bulan sebelumnya menjadi 122,2.

"Peningkatan optimisme konsumen tersebut didorong oleh membaiknya ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan dan terjaganya persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini," kata Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Agusman, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (4/5/2018).

Kenaikan Indeks Ekspektasi Kondisi Ekonomi (IKE) terutama ditopang oleh meningkatnya ekspektasi kegiatan dunia usaha enam bulan yang akan datang. Sementara itu, IKE tercatat stabil didukung membaiknya penghasilan konsumen saat ini dan tetap kuatnya pembelian barang tahan lama.

Hasil survei Bank Indonesia mengindikasikan menurunnya tekanan harga tiga bulan mendatang (Juli 2018). Hal ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Harga (IEH) tiga bulan mendatang sebesar 183,6, lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mencapai 184,4.

"Ekspektasi menurunnya tekanan harga tersebut terutama dipengaruhi oleh kembali normalnya permintaan barang dan jasa pasca Idul Fitri," ujarnya.

Pada Maret 2018, Survei Konsumen BI menunjukkan IKK yang tetap berada di atas 100 yakni sebesar 121,6, namun lebih rendah dari IKK bulan sebelumnya sebesar 122,5. "Terjaganya optimisme konsumen terutama ditopang oleh ekspektasi peningkatan kegiatan usaha dalam enam bulan mendatang. Namun, persepsi terhadap menurunnya ketersediaan lapangan kerja saat ini menyebabkan IKK bulan Maret 2018 menjadi lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya," kata Agusman.

Hasil survei juga mengindikasikan bahwa tekanan kenaikan harga diperkirakan meningkat dalam tiga bulan mendatang (Juni 2018). Perkiraan konsumen terhadap perkembangan harga tersebut terutama dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan barang dan jasa pada masa Ramadhan dan Idul Fitri.

Namun, tekanan harga dalam enam bulan mendatang diperkirakan menurun didukung oleh persepsi konsumen terhadap meningkatnya pasokan barang.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut