The Fed Akan Tahan Suku Bunga, Dolar AS Menguat
NEW YORK, iNews.id - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada akhir perdagangan Rabu (7/4/2021) waktu setempat karena pelaku pasar mencerna risalah rapat yang baru dirilis Federal Reserve.
Mengutip Xinhua, Kamis (8/4/2021), indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,14 persen pada 92,4541.
Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1866 dolar AS dari 1,1871 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,3735 dolar AS dari 1,3824 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7604 dolar AS dari 0,7664 dolar AS.
Bayar Utang Luar Negeri, Cadangan Devisa Maret Turun Jadi 137,1 Miliar Dolar AS
Dolar AS dibeli 109,80 yen Jepang, lebih rendah dari 109,84 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9298 franc Swiss dari 0,9310 franc Swiss, dan naik menjadi 1,2625 dolar Kanada dari 1,2576 dolar Kanada.
Pejabat Federal Reserve AS mengindikasikan akan memakan waktu sebelum Fed mulai mengurangi pembelian asetnya, menurut risalah pertemuan yang dirilis Rabu. The Fed bulan lalu memutuskan untuk melanjutkan program pembelian asetnya yang saat ini mencapai 120 miliar dolar AS per bulan.
Mereka juga berupaya mempertahankan suku bunga acuan pada level terendah mendekati nol setidaknya hingga 2023.
Editor: Ranto Rajagukguk