Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : MNC Sekuritas Hadirkan Fitur Baru Perubahan Data Pribadi dan Shareholder Lookup di MotionTrade Lite
Advertisement . Scroll to see content

Tips MotionTrade: 3 Strategi Investasi Reksa Dana Hadapi Pasar Turun

Rabu, 04 November 2026 - 21:34:00 WIB
Tips MotionTrade: 3 Strategi Investasi Reksa Dana Hadapi Pasar Turun
MotionTrade membagikan tiga strategi investasi reksa dana untuk membantu investor menghadapi kondisi pasar yang berfluktuasi. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kondisi pasar yang melemah atau berfluktuasi memang dapat membuat investor merasa cemas, terutama investor pemula. Namun, kondisi tersebut bukan berarti investor harus menghentikan investasi. 

Salah satu hal penting dalam menghadapi pasar yang sedang turun adalah memahami bahwa investasi memiliki risiko dan nilai investasi tidak selalu meningkat.

Dalam investasi reksa dana, Nilai Aktiva Bersih (NAB) dapat mengalami kenaikan maupun penurunan mengikuti kondisi pasar dan aset yang menjadi portofolio reksa dana. Lantas, bagaimana strategi yang dapat diterapkan investor ketika pasar sedang mengalami penurunan? 

MotionTrade merangkum tiga strategi yang dapat dilakukan investor dalam berinvestasi reksa dana, yaitu:

1. Fokus pada Tujuan Investasi Jangka Panjang

Pergerakan pasar dalam jangka pendek tidak selalu mencerminkan potensi investasi dalam jangka panjang. Oleh karena itu, investor perlu memiliki perspektif yang lebih luas dan tidak hanya terpaku pada fluktuasi harian. 

Evaluasi portofolio secara berkala untuk memastikan strategi investasi tetap sejalan dengan tujuan keuangan. Jika terdapat perubahan kondisi finansial atau profil risiko, investor dapat menyesuaikan kembali alokasi investasinya.

2. Jangan Terburu-buru Mengambil Keputusan karena Panik

Ketika pasar mengalami penurunan, investor sering kali terdorong untuk langsung menjual investasinya karena khawatir mengalami kerugian yang lebih besar. Padahal, keputusan investasi yang didasarkan pada kepanikan justru berpotensi membuat investor kehilangan kesempatan untuk mencapai tujuan keuangan. Pastikan setiap keputusan tetap mempertimbangkan tujuan investasi, jangka waktu, serta profil risiko.

3. Terapkan Strategi Investasi Secara Berkala

Salah satu strategi yang dapat dipertimbangkan adalah Dollar Cost Averaging (DCA), yaitu berinvestasi secara rutin dengan nominal yang relatif sama selama periode tertentu, tanpa terlalu bergantung pada kondisi pasar. Strategi DCA dapat membantu membangun kedisiplinan dalam berinvestasi sekaligus mengurangi ketergantungan pada upaya menentukan waktu terbaik untuk masuk ke pasar (market timing).

Head of Mutual Fund MNC Sekuritas Agustina Ningrum mengatakan bahwa pasar yang sedang turun bukan berarti perjalanan investasi harus ikut terhenti. Justru, investor perlu membekali diri dengan pemahaman yang baik agar tidak mudah mengambil keputusan berdasarkan emosi. 

Kunci dalam berinvestasi bukan sekadar mencari momentum terbaik, melainkan juga membangun konsistensi, memahami risiko, dan tetap berpegang pada tujuan keuangan yang telah ditetapkan.

"Konsistensi dalam berinvestasi, pemahaman terhadap risiko, serta kedisiplinan dalam mencapai tujuan keuangan menjadi kunci penting dalam menghadapi berbagai kondisi pasar. Untuk mendukung kebiasaan investasi yang lebih disiplin, MNC Sekuritas memiliki fitur Auto Invest pada aplikasi MotionTrade. Fitur ini memungkinkan investor menginvestasikan dana mengendap di Rekening Dana Nasabah (RDN) ke Reksa Dana Pasar Uang (RDPU) pilihan nasabah untuk mendapatkan imbal hasil yang lebih optimal tanpa mengganggu transaksi saham," ujar Agustina.

Nikmati layanan investasi pasar modal dari #MNCSekuritas dengan mengunduh aplikasi MotionTrade dan jelajahi seamless experience. Aplikasi MotionTrade dapat diunduh melalui Google Play Store dan Apple App Store dengan mengakses tautan onelink.to/motiontrade. MNC Sekuritas, Invest with The Best!

Editor: Adhenda Madarina Idzni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut