Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dibilang Gila, Purbaya Pede IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030
Advertisement . Scroll to see content

Tips MotionTrade: Mengenal Istilah Penting dalam Waran Terstruktur

Selasa, 28 April 2026 - 11:23:00 WIB
Tips MotionTrade: Mengenal Istilah Penting dalam Waran Terstruktur
Simak deretan istilah dasar yang perlu investor ketahui sebelum memutuskan berinvestasi yang telah dirangkum MotionTrade. (Foto: MNC Media)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - MNC Sekuritas merupakan perusahaan efek di bawah naungan MNC Group, yang saat ini mayoritas sahamnya dimiliki oleh PT MNC Kapital Indonesia Tbk. Bukan hanya menyediakan layanan investasi saham, MNC Sekuritas juga menyediakan beragam produk pasar modal yang dapat dijadikan sebagai alternatif investor untuk berinvestasi.

Di tengah berkembangnya pasar modal Indonesia, investor kini memiliki semakin banyak pilihan instrumen untuk mengoptimalkan portofolio investasi. Tidak hanya saham, salah satu produk yang bisa dijadikan investasi adalah waran terstruktur

Instrumen ini menawarkan peluang keuntungan menarik dengan modal relatif lebih kecil, namun juga disertai risiko yang perlu dipahami dengan baik.

MotionTrade telah merangkum istilah dasar yang perlu investor ketahui sebelum memutuskan berinvestasi pada produk ini, yaitu:

1. Underlying
Underlying merupakan aset yang menjadi dasar waran terstruktur, umumnya berupa saham yang termasuk dalam indeks IDX80.

2. Jatuh Tempo
Jatuh tempo adalah tanggal berakhirnya masa berlaku waran. Setelah tanggal ini, waran tidak lagi dapat diperdagangkan dan akan diselesaikan. Umumnya, periode jatuh tempo berkisar antara 2 bulan hingga 2 tahun sejak penerbitan.

3. Rasio Waran
Rasio menunjukkan jumlah waran yang dibutuhkan untuk mewakili satu unit underlying. Misalnya, rasio 5:1 berarti 5 waran setara dengan 1 saham.

4. Moneyness
Moneyness menggambarkan posisi nilai waran berdasarkan perbandingan harga underlying dan harga pelaksanaan. Terdapat 3 jenis moneyness dalam waran terstruktur yaitu:
- In The Money (ITM): Ketika waran terstruktur memiliki nilai intrinsik. Waran terstruktur tipe call disebut In The Money ketika harga underlying > dibandingkan harga pelaksanaan.  Waran terstruktur tipe put disebut In The Money ketika harga underlying < harga pelaksanaan.
- At The Money (ATM): Ketika waran terstruktur baik call maupun put memiliki harga underlying yang sama dengan harga pelaksanaan.
- Out of The Money (OTM): Ketika waran tidak memiliki nilai intrinsik. Dalam jenis ini, waran terstruktur tipe call disebut Out of The Money ketika harga underlying < harga pelaksanaan. Disebut tipe put Out of The Money ketika harga underlying > harga pelaksanaan.

5. Harga Pelaksanaan dan Harga Penyelesaian
- Harga Pelaksanaan (Exercise Price) merupakan harga yang telah ditentukan untuk membeli atau menjual underlying saat jatuh tempo. 
- Harga Penyelesaian (Settlement Price) merupakan harga acuan akhir underlying, biasanya dihitung dari rata-rata harga penutupan 5 hari terakhir sebelum jatuh tempo oleh Kliring Penjaminan Efek Indonesia. 

Anda juga dapat mencoba peluang investasi di produk waran terstruktur sekaligus mengikuti program dari Bursa Efek Indonesia yaitu Investor Reward Program 2026 berhadiah lebih dari Rp250 juta. Semakin tinggi dan aktif transaksi, maka semakin besar kesempatan Anda untuk memenangkan reward dalam program ini. 

Informasi lebih lanjut mengenai Investor Reward Program 2026 dapat Anda kunjungi melalui bit.ly/idxirp2026.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut