Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : MNC Sekuritas Sukses Gelar Grand Final MotionTrade Billionaires Games 2026
Advertisement . Scroll to see content

Tips MotionTrade: Strategi Buy on Weakness & Buy on Breakout Sesuai Kondisi Pasar

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:20:00 WIB
Tips MotionTrade: Strategi Buy on Weakness & Buy on Breakout Sesuai Kondisi Pasar
Tips MotionTrade: Strategi Buy on Weakness & Buy on Breakout Sesuai Kondisi Pasar
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Dalam dunia trading saham, menentukan waktu yang tepat untuk membeli merupakan salah satu kunci investasi. Di satu sisi, harga saham yang sedang terkoreksi kerap dianggap menarik karena menawarkan harga yang lebih murah. Di sisi lain, saham yang baru menembus level harga tertinggi juga dinilai berpotensi melanjutkan kenaikan, sehingga investor khawatir kehilangan momentum jika terlambat masuk.

Buy on weakness merupakan strategi membeli saham saat harganya mengalami koreksi dengan harapan harga kembali naik. Buy on breakout dilakukan ketika harga berhasil menembus level resistance untuk memanfaatkan potensi kelanjutan tren kenaikan. Agar investor dapat memilih pendekatan yang sesuai dengan kondisi pasar, MotionTrade merangkum beberapa langkah dalam menerapkan kedua strategi tersebut:

1. Lakukan Analisis Fundamental 
Lakukan analisis fundamental terhadap perusahaan untuk memastikan bahwa harga saham tidak disebabkan oleh masalah mendasar dalam bisnis. Tinjau kesehatan keuangan, kinerja operasional, dan prospek pertumbuhan perusahaan sebelum membuat keputusan pembelian. 

2. Beli Secara Bertahap
Pertimbangkan untuk membeli secara bertahap saat harga saham terus turun. Ini dapat membantu investor atau memperoleh posisi yang lebih baik di pasar dan mengurangi risiko jika harga saham terus menurun.

3. Identifikasi Level Support dan Resistance
Temukan level support (batas bawah) dan resistance (batas atas) yang signifikan pada grafik harga. Level ini bisa dilihat dari titik tertinggi dan terendah yang dicapai sebelumnya.

4. Perhatikan Peningkatan Volume Transaksi
Volume yang tinggi saat breakout adalah indikator kuat bahwa pergerakan harga kemungkinan akan berlanjut. Pastikan volume breakout lebih tinggi dari rata-rata volume harian.

5. Tentukan Entry Point dan Stop Loss
Jika harga menembus level resistance, pertimbangkan untuk masuk posisi buy. Sebaliknya, jika harga menembus level support, pertimbangkan untuk masuk posisi sell. Investor juga perlu mengatur stop loss di bawah level support terdekat (untuk posisi buy) atau di atas level resistance (untuk posisi sell) agar dapat mengurangi risiko akibat ketidaktepatan dalam membaca momen.

Untuk mendukung aktivitas investasi yang lebih praktis dan efisien, Anda dapat memanfaatkan aplikasi MotionTrade yang dilengkapi berbagai fitur analisis seperti Super Order di MotionTrade versi Pro sehingga membantu Anda menangkap peluang pasar dengan lebih optimal.

Nikmati layanan investasi pasar modal dari #MNCSekuritas dengan segera mengunduh aplikasi MotionTrade dan jelajahi seamless experience. Aplikasi MotionTrade dapat diunduh di Google PlayStore dan Apple AppStore dengan link unduh onelink.to/motiontrade MNC Sekuritas, Invest with The Best!

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut