Tips MotionTrade: Waktu yang Tepat untuk Menjual Reksa Dana
JAKARTA, iNews.id - Bagi investor yang baru memulai berinvestasi, menentukan waktu yang tepat untuk menjual reksa dana mungkin bukan perkara mudah. Tidak sedikit investor yang bingung apakah sebaiknya tetap mempertahankan investasinya atau melakukan penjualan (redemption) untuk merealisasikan keuntungan.
Sebagai salah satu instrumen investasi, reksa dana sebaiknya dijual berdasarkan pertimbangan yang matang, bukan semata-mata karena kondisi pasar sedang berfluktuasi. Menentukan waktu yang tepat untuk menjual reksa dana dapat membantu investor mengoptimalkan hasil investasi sekaligus menjaga agar tujuan keuangan tetap tercapai.
MotionTrade telah merangkum 4 kondisi yang dapat menjadi pertimbangan untuk melakukan redemption reksa dana, yaitu:
1. Membutuhkan Dana
Tujuan dari investasi di antaranya untuk menyimpan aset agar tidak habis atau tergerus oleh inflasi. Ketika membutuhkan dana dalam jumlah besar, tidak ada salahnya untuk menjual reksa dana tersebut. Namun, investor belum tentu bisa mendapatkan keuntungan yang maksimal jika menjual investasi secara mendadak tanpa direncanakan sebelumnya. Meskipun demikian, cara ini jauh lebih mudah dan menguntungkan daripada berhutang.
2. Ingin Mengganti Manajer Investasi
Manajer investasi adalah pihak profesional yang bertugas mengelola dana investor sesuai dengan kebijakan investasi yang telah ditetapkan. Apabila kinerja reksa dana dinilai kurang sesuai dengan ekspektasi atau investor menemukan produk lain yang lebih sesuai dengan tujuan investasinya, investor dapat mempertimbangkan untuk beralih ke manajer investasi lain. Namun, sebelum mengambil keputusan, pastikan untuk mengevaluasi rekam jejak, konsistensi kinerja, serta strategi investasi yang diterapkan oleh manajer investasi tersebut.
3. Kinerja Reksa Dana Menurun
Seperti instrumen investasi lainnya, harga reksa dana juga mengalami pasang surut. Pada saat ada indikasi penurunan harga, keputusan untuk menjual aset tersebut bisa menjadi pilihan. Tujuannya adalah untuk meminimalkan kerugian, namun tidak sedikit yang terus mempertahankan dengan harapan akan ada kenaikan harga sehingga bisa mendapatkan keuntungan.
4. Rebalancing
Rebalancing adalah kegiatan dalam berinvestasi untuk mengubah skema penempatan dana. Untuk melakukan hal tersebut bisa dengan menjual seluruh investasi reksa dana yang dimiliki atau mempertahankan sebagian. Sebelum melakukan rebalancing perlu melakukan penilaian terhadap keuntungan dari investasi tersebut. Mengingat investasi adalah produk keuangan yang mengalami fluktuasi, rebalancing yang dilakukan juga belum tentu menguntungkan. Oleh sebab itu, Anda perlu mempertimbangkan potensi dan resikonya secara matang.
Nikmati layanan investasi pasar modal dari #MNCSekuritas dengan segera mengunduh aplikasi MotionTrade dan jelajahi seamless experience. Aplikasi MotionTrade dapat diunduh di Google PlayStore dan Apple AppStore dengan link unduh onelink.to/motiontrade. MNC Sekuritas, Invest with The Best!
Editor: Aditya Pratama