Ada Larangan Mudik, PLN Prediksi Konsumsi Listrik Jakarta Naik 30,31 Persen saat Lebaran

Djairan ยท Jumat, 22 Mei 2020 - 15:34 WIB
Ada Larangan Mudik, PLN Prediksi Konsumsi Listrik Jakarta Naik 30,31 Persen saat Lebaran

Proyeksi penggunaan listrik di wilayah Jakarta naik sebesar 30,31 persen dibanding penggunaan pada Lebaran tahun lalu. (Foto: PLN)

JAKARTA, iNews.id - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya memperkirakan beban puncak konsumsi listrik saat hari raya Idul Fitri tahun ini sebesar 3.508,31 Megawatt (MW). Proyeksi penggunaan listrik di wilayah Jakarta itu naik sebesar 30,31 persen dibanding penggunaan pada Lebaran tahun lalu.

“Kenaikan ini kemungkinan besar akibat adanya larangan mudik dari pemerintah, jadi buat kami sendiri larangan mudik ada berkahnya, sehingga jualan kami bisa naik 30,31 persen dari lebaran tahun lalu,” ujar General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya Doddy B Pangaribuan dalam konferensi pers via online, Jumat (22/5/2020).

Beban puncak penggunaan listrik selama perayaan Idul Fitri tersebut serupa dengan penggunaan di wilayah Jakarta saat akhir pekan selama pandemi Covid-19. Konsumsi naik akibat adanya kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang membuat masyarakat banyak beraktivitas di rumah.

Meskipun aktivitas di rumah meningkat, Doddy menegaskan pasokan listrik aman karena perkiraan beban puncak saat Idul Fitri berada di bawah daya mampu pembangkit di Jakarta yang berada di angka 11.460 MW. Jelang perayaan Lebaran nanti, PLN UID Jakarta Raya sendiri telah melakukan berbagai persiapan antara lain melakukan simulasi keandalan listrik di Masjid Istiqlal, yang dilakukan pada 19 Mei 2020 lalu. 

Pihaknya menugaskan 2.688 personel, serta peralatan pendukung untuk pengawalan pasokan dan keandalan kelistrikan perayaan Idul Fitri tahun ini. Doddy menjelaskan, selain Masjid Istiqlal, pihaknya juga memantau khusus pada 35 Ruma Sakit Rujukan Penanganan Covid-19, serta tiga Lembaga Non-RS. Dengan begitu, layanan PLN tetap siaga 24 jam dan tidak ada pekerjaan yang mengakibatkan padam selama siaga Lebaran.    

Editor : Ranto Rajagukguk