Ahok Diisukan Pimpin PLN hingga Pertamina, Pengamat: Lebih Cocok BUMN Karya
JAKARTA, iNews.id - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan bergabung dengan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) strategis. Berdasarkan rumor yang beredar, Ahok akan menempati posisi di PT PLN (Persero) atau PT Pertamina (Persero).
Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa mengatakan, Ahok tidak cocok menempati posisi di dua BUMN sektor energi tersebut. Pasalnya, Ahok tidak memiliki pengalaman apapun di bidang energi.
"Ahok lebih cocok di BUMN Karya yang bisnisnya infrastruktur dan konstruksi. Dia juga punya pengalaman di bisnis itu. Untuk PLN dan Pertamina saya nilai kurang cocok, baik kompetensi maupun management style-nya," ujarnya kepada iNews.id, Rabu (13/11/2019).
Menurut dia, kedua BUMN energi tersebut membutuhkan direksi yang paham seluk-beluk sektor ini agar bisa melakukan transformasi bisnis. Sementara, kedua BUMN itu memiliki permasalahan yang kompleks.
"Dengan kompleksitas ini perlu sosok Dirut yang paham proses bisnis migas hulu dan hilir, komitmen pada transparansi dan tata kelola perusahaan yang baik," ucapnya.