Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ahok Bakal Ditugaskan di BUMN, Menko Airlangga: Kalau Profesional Enggak Ada Masalah
Advertisement . Scroll to see content

Ahok Diisukan Pimpin PLN hingga Pertamina, Pengamat: Lebih Cocok BUMN Karya

Rabu, 13 November 2019 - 18:35:00 WIB
Ahok Diisukan Pimpin PLN hingga Pertamina, Pengamat: Lebih Cocok BUMN Karya
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnanam alias Ahok. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan bergabung dengan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) strategis. Berdasarkan rumor yang beredar, Ahok akan menempati posisi di PT PLN (Persero) atau PT Pertamina (Persero).

Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa mengatakan, Ahok tidak cocok menempati posisi di dua BUMN sektor energi tersebut. Pasalnya, Ahok tidak memiliki pengalaman apapun di bidang energi.

"Ahok lebih cocok di BUMN Karya yang bisnisnya infrastruktur dan konstruksi. Dia juga punya pengalaman di bisnis itu. Untuk PLN dan Pertamina saya nilai kurang cocok, baik kompetensi maupun management style-nya," ujarnya kepada iNews.id, Rabu (13/11/2019).

Menurut dia, kedua BUMN energi tersebut membutuhkan direksi yang paham seluk-beluk sektor ini agar bisa melakukan transformasi bisnis. Sementara, kedua BUMN itu memiliki permasalahan yang kompleks.

"Dengan kompleksitas ini perlu sosok Dirut yang paham proses bisnis migas hulu dan hilir, komitmen pada transparansi dan tata kelola perusahaan yang baik," ucapnya.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah menyeleksi ketat para pimpinan BUMN strategis termasuk PLN dan Pertamina. Pasalnya, kedua perusahaan berpelat merah ini memiliki peranan penting untuk ketahanan energi.

Pertamina diamanatkan untuk mengerem impor bahan bakar minyak (BBM) agar bisa mengurangi defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD). Sementara PLN masih dibayangi masalah finansial sehingga bisnisnya perlu dikembangkan agar bisa menambal hal ini.

"Pertamina terintegrasi bisnis hulu dan hilir migas. Plus mengerjakan PSO untuk penyediaan BBM di Indonesia. Saat ini menjadi tulang punggung dalam pembangunan Infrastruktur energi khususnya migas," tutur dia.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut