Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Airlangga Ungkap RI Pantau Harga Minyak usai Venezuela Diserang AS
Advertisement . Scroll to see content

Airlangga Hartarto Tetapkan 2 Kawasan Ekonomi Khusus Baru

Sabtu, 11 Juli 2020 - 14:02:00 WIB
Airlangga Hartarto Tetapkan 2 Kawasan Ekonomi Khusus Baru
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sidang Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) menyetujui pembentukan dua KEK baru, yaitu Nongsa Digital Park (NDP) dan MRO Batam Aero Technic (BAT). Kedua KEK tersebut berlokasi di Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, keputusan dari Dewan Nasional KEK akan merekomendasikan kepada Presiden untuk menetapkan kedua KEK itu melalui Peraturan Pemerintah. Keduanya telah memenuhi persyaratan keberhasilan pengembangan KEK, dan diperkirakan dapat menyerap tenaga kerja dan mendorong perekonomian daerah.

”KEK Nongsa Digital Park dan KEK MRO Batam Aero Technic hari ini kita setujui untuk ditetapkan sebagai KEK, karena telah memenuhi syarat,” kata Airlangga dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu (11/9/2020).

Sekretaris Dewan Nasional KEK Enoh Suharto Pranoto menjelaskan, KEK Nongsa Digital Park memiliki luas lahan 166,45 hektare dengan total investasi Rp16 triliun. Rinciannya, investasi pembangunan Kawasan Rp1,092 triliun, dan investasi tenant Rp14,908 triliun.

"Total tenaga kerja yang akan terserap sebanyak 16.500 orang," katanya.

Dia berharap, KEK Nongsa Digital Park menjadi entry point untuk perusahaan IT internasional dari Singapura dan mancanegara dan IT Hub Digital Bridge Indonesia ke Singapura dan mancanegara. Dia mengatakan, KEK bisa menghemat devisa negara dalam bisnis digital hingga Rp20-30 triliun per tahun dengan kontribusi terbesar dari sektor data center dan pendidikan Internasional.

”Adanya transfer teknologi di bidang IT sehingga KEK Nongsa Digital Park dapat menjadi pusat pengembangan SDM tenaga IT muda Indonesia menjadi technopreneur,” katanya.

Selanjutnya, KEK MRO Batam Aero Technic (BAT) memiliki luas lahan 30 hektare dengan kegiatan utama industri MRO (Maintenance, Repair, and Overhaul). Nilai investasi Rp6,2 triliun sampai dengan tahun 2030. KEK ini dapat menyerap tenaga kerja 9.976 orang pada tahun 2030.

Kehadiran KEK ini diharapkan dapat menghemat devisa 65-70 persen dari kebutuhan MRO maskapai penerbangan nasional senilai Rp26 triliun per tahun yang selama ini mengalir ke luar negeri. Dalam jangka menengah diharapkan mampu menangkap peluang dari pasar Asia Pasifik yang memiliki sekitar 12.000 unit pesawat dan nilai bisnis sebesar 100 miliar dolar AS pada 2025. 

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut