Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir
Advertisement . Scroll to see content

Aktivitas Manufaktur Februari 2021 Melambat namun Tetap Ekspansif

Senin, 01 Maret 2021 - 10:44:00 WIB
Aktivitas Manufaktur Februari 2021 Melambat namun Tetap Ekspansif
Skor Purchasing Manager's Index (PMI) Indonesia pada Februari 2021 mencapai 50,9. (Foto: ilustrasi/Ant)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Aktivitas manufaktur Indonesia Februari 2021 melambat dibandingkan bulan sebelumnya. Namun, posisinya masih ekspansif.

Berdasarkan data yang dirilis IHS Markit, skor Purchasing Manager's Index (PMI) Indonesia pada bulan lalu mencapai 50,9. Skor tersebut lebih rendah daripada Januari 2021 yang mencapai 52,2. Skor PMI di atas 50 menunjukkan dunia usaha masih berekspansi.

Direktur Ekonomi IHS Markit Andrew Harker mengatakan, perlambatan PMI disebabkan peningkatan kasus positif Covid-19 yang menghambat aktivitas industri. Meski begiu, dia menilai sektor manufaktur Indonesia masih kuat.

"Penciptaan lapangan kerja terus menuju stabilisasi. Walau ada gangguan akibat pandemi, optimisme responden terhadap prospek setahun ke depan tetap tinggi karena harapan pandemi bisa diakhiri," ujarnya, Senin (1/3/2021).

Harker menyebut, kondisi sektor manufaktur pada Februari 2021 menunjukkan produksi terus melambat yang berarti terdapat penurunan pasokan barang jadi. Namun, pelemahan tergolong moderat.

"Pemesanan baru (new orders) naik meski tipis. Pengurangan tenaga kerja memang masih terjadi, tetapi semakin berkurang. Beberapa perusahaan mengaku pengurangan karyawan bersifat temporer. Perusahaan juga meningkatkan aktivitas pembelian bahan baku," katanya.

Sementara itu, kata Harker, bisnis  ekspor terus berlanjut, terutama diversifikasi. Kondisi tersebut diharapkan bisa mendorong perusahaan memperluas aktivitas pembelian dan mengurangi PHK.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut