Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Fenomena La Nina Diprediksi Capai Puncak di Awal Tahun 2022
Advertisement . Scroll to see content

Antisipasi Badai La Nina, Menteri PUPR Dorong Optimalisasi Pemanfaatan Smart Water Management

Sabtu, 30 Oktober 2021 - 17:30:00 WIB
Antisipasi Badai La Nina, Menteri PUPR Dorong Optimalisasi Pemanfaatan Smart Water Management
Bendungan Bendo, di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendorong pemanfaatan inovasi dan teknologi dalam mengantisipasi dampak dari Badai La Nina.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memperingatkan masyarakt untuk mewaspadai curah hujan yang tinggi antara 70 persen hingga 100 persen seiring fenomena La Nina di akhir tahun hingga awal 2022. 

Sekretaris Jendral (Sekjen) Kementerian PUPR, Zainal Fatah, mengatakan melalui Pertemuan Ilmiah Tahunan dan Seminar Internasional yang telah dilakukan diharapkan dapat menemukan terobosan baru agar Indonesia semakin siap dan siaga akan kejadian La Nina tahun ini.

Menurut dia, hasil kajian dari beberapa pihak menunjukkan bahwa kecenderungan peningkatan kejadian bencana hidrometeorologi merupakan salah satu dampak dari perubahan iklim global. Untuk negara tropis seperti Indonesia, perubahan iklim ini berdampak pada meningkatnya variabilitas pola dan intensitas hujan. 

Zainal mengungkapkan, dengan besarnya tantangan pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) seperti prasarana pengendali banjir, perlu memanfaatkan kemajuan teknologi digital untuk pengelolaan SDA yang terpadu (Integrated Water Resources Management - IWRM) dan diwujudkan melalui penerapan Smart Water Management System (SWM).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut