Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir Rendam 12 RT di Jakarta Pagi Ini, 4 Ruas Jalan Tergenang
Advertisement . Scroll to see content

ARBI, MUI, dan Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Penyintas Bencana Bogor

Minggu, 19 Januari 2020 - 12:52:00 WIB
ARBI, MUI, dan Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Penyintas Bencana Bogor
Arus Baru Indonesia (ARBI), bersama Lembaga Pengawasan Obat dan Makanan Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), Dompet Dhuafa dan komunitas pencinta burung BIC, menyalurkan bantuan logistik untuk para penyintas bencana di Bogor. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

BOGOR, iNews.id - Penanganan pasca bencana banjir bandang dan longsor terus berlanjut. Arus Baru Indonesia (ARBI), bersama Lembaga Pengawasan Obat dan Makanan Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), Dompet Dhuafa dan komunitas pencinta burung BIC, menyalurkan bantuan logistik untuk para penyintas bencana Bogor.

"Kami datang ke sini untuk memberikan bantuan dan mendata kebutuhan-kebutuhan bagi para penyintas bencana”, kata Ketua Umum ARBI Lukmanul Hakim di Posko Bencana Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Sabtu (18/1/2019).

Lukmanul Hakim didampingi pengurus ARBI, Arjuna Basuki, dan CCO Dompet Dhuafa Guntur Subagja, bersama para relawan. Lukman menyerahkan bantuan bahan pokok sebanyak tujuh truk, diterima oleh Camat Sukajaya Bogor, Hidayat.

"Kami berharap kita berkontribusi tidak hanya dalam penanganan saat bencana, tapi juga ingin terlibat dalam penanganan pasca bencana untuk recovery dan Pscyhological First Aid (PFA)”, ujar Lukman.

CCO Dompet Dhuafa Guntur Subagja nengungkapkan, sejak pasca bencana awal tahun 2020, Dompet Dhuafa membuka Pos Hangat untuk penyintas selama masa darurat 14 hari.

"Insyaallah kami siap berkolaborasi untuk penanganan masa recovery”, ujar Guntur Subagja didampingi Direktur Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa, Benny.

Camat Sukajaya, Hidayat menjelaskan bencana kali ini terbesar meliputi wilayah di 11 desa. Pemerintah menutuskan untuk merelokasi hunian masyarakat yang rawan bencana ke daerah aman.
"Sekarang masih dalam kajian geologi untuk lokasinya," ujar dia.

Anggota BNPB Syam menjelaskan, kebutuhan masyarakat saat ini adalah sarana air bersih, seperti pompa air, genset, dan pipa paralon. Disamping itu kebutuhan sarana pendidikan anak, termasuk seragam dan perlengkapan sekolah.

"Alhamdulillah untuk bantuan logistik saat ini cukup banyak," tuturnya.

Kecamatan Sukajaya merupakan salah satu wilayah terdampak cukup besar dari bencana banjir dan longsor di kawasan perbatasan Kabupaten Bogor dan Kabupaten Lebak. Selain di Bogor, Dompet Dhuafa juga menyiapkan pos penampungan penyintas bencana di Wikalah Kecamatan Cipanas.

Di samping itu, Dompet Dhuafa memberikan layanan perahu karet untuk penyeberangan warga di Kecamatan Sajira, dimana jembatan utama yang menghubungkan tiga kecamatan di daerah tersebut terputus diterjang banjir bandang Lebak.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut