Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Trump Belum Mau Serang Iran, Israel yang Ngotot
Advertisement . Scroll to see content

AS dan Eropa Capai Titik Temu Cegah Perang Dagang

Kamis, 26 Juli 2018 - 11:36:00 WIB
AS dan Eropa Capai Titik Temu Cegah Perang Dagang
Presiden AS, Donald Trump (kanan) dan Presiden Komisi Eropa, Jean Claude Juncker (kiri) saat memberikan pernyataan di Rose Garden, Gedung Putih, Washington, Rabu (25/7/2018). (Foto: AFP/Saul Loeb)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id – Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa sepakat untuk tidak melakukan perang dagang yang berdampak buruk pada perekonomian.

Dikutip dari AFP, Kamis (26/7/2018), Presiden AS, Donald Trump dan Presiden Komisi Eropa, Jean-Claude Jancker bertemu lebih dari dua jam di Gedung Putih. Keduanya mencari solusi atas kebijakan AS yang menerapkan tarif impor tambahan untuk baja dan aluminium yang dinilai merugikan banyak negara, termasuk Uni Eropa.

“Kami ingin memperkuat lebih lanjut hubungan dagang ini sehingga bisa menguntungkan semua orang Amerika dan Eropa,” kata Trump di Gedung Putih, Washington.

Trump mengaku gembira tensi perang dagang antara AS dan Eropa menemukan titik sepakat. Dia pun menyebut, kesepakatan tersebut penting untuk mempertahankan rezim perdagangan bebas yang adil. Dia juga menyebut, relasi Washington dan Brussels memasuki babak baru.

“Kami akan bekerja sama menuju sistem zero-tariff, zero non-tariff barriers, dan zero-subsidies untuk produk-produk industri selain otomotif,” kata Trump.

Dalam kesepakatan, Uni Eropa juga membuat komitmen untuk membeli lebih banyak kacang kedelai dan gas alam dari AS. “Saya berniat untuk membuat kesepakatan hari ini. Dan kita telah membuat kesepakatan hari ini,” katanya.

Komisioner bidang Perdagangan Uni Eropa, Cecilia Malmstrom, yang mendampingi Juncker dalam pertemuan tersebut memuji kesepakatan yang diraih AS dan Uni Eropa. Melalui akun Twitternya, dia mengaku akan bekerja keras untuk mewujudkan kesepakatan itu dalam beberapa bulan ke depan.

Juncker mengatakan, Uni Eropa selama ini telah membeli 35 persen gas alam dari produsen AS, namun akan membeli lebih banyak lagi.

“Kami siap menginvestasikan uang untuk membangun infrastruktur dan terminal baru untuk mengantisipasi impor energi dari AS dan negara lain, tapi terutama dari AS, jika memang kondisinya cocok dan harganya kompetitif,” kata Juncker usai bertemu Trump.

Kesepakatan tersebut mendapat tanggapan positif dari negara-negara Eropa, terutama Jerman yang selama ini memproduksi mobil yang diekspor ke AS. Menteri Ekonomi Jerman, Peter Altmaier memuji terobosan yang dilakukan oleh Trump dan Juncker.

“Selamat untuk Juncker, Donald Trump karena berhasil menemukan terobosan untuk mencegah perang dagang, dan menyelamatkan jutaan lapangan kerja! Ini bagus untuk ekonomi global!,” kata Peter dalam akun Twitternya.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut