AS Tambah 100 Juta Dosis Vaksin Corona dari Perusahaan Inggris hingga Prancis

Djairan ยท Minggu, 02 Agustus 2020 - 12:09 WIB
AS Tambah 100 Juta Dosis Vaksin Corona dari Perusahaan Inggris hingga Prancis

Pemerintah Amerika Serikat (AS) kembali memasok dosis vaksin virus corona untuk memenuhi target peluncuran pasar pada akhir 2020. (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Pemerintah Amerika Serikat (AS) kembali memasok dosis vaksin Covi-19 untuk memenuhi target peluncuran pasar pada akhir 2020. Kali ini dari dua perusahaan farmasi terbesar di dunia, yakni pembuat obat asal Prancis Sanofi Pasteur dan raksasa farmasi Inggris GlaxoSmithKline (GSK) untuk memesan 100 juta dosis vaksin.

Kesepakatan terbaru tersebut mengharuskan Pemerintah AS menggelontorkan dana hingga 2,1 miliar Dolar AS (Rp30,8 triliun) untuk memasok cukup vaksin yang akan diperuntukkan bagi 50 juta warga negaranya, ditambah opsi untuk 500 juta dosis tambahan setelah proyek tersebut terbukti berhasil.

Pembelian tersebut bagian dari program terbaru pemerintah AS yang disebut Operation Warp Speed, yang menargetkan untuk meluncurkan vaksin Covid-19 ke pasar pada akhir tahun ini. Administrasi Gedung Putih mengatakan, hal ini karena badan kesehatan utama Negeri Paman Sam itu menyebut kematian akibat infeksi corona akan meningkat dalam beberapa minggu mendatang.

"Investasi terbaru ini mendukung kandidat vaksin terbaru kami, produk yang dikembangkan oleh Sanofi dan GSK, melalui uji klinis dan manufaktur, dengan potensi untuk menghadirkan ratusan juta dosis aman dan efektif bagi masyarakat Amerika," ujar Sekretaris Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS, Alex Azar, dikutip dari Reuters pada Minggu (2/8/2020).

Pusat Pengendalian Penyakit AS (CDC) pada Jumat lalu memperkirakan antara 168.000-182.000 total kematian pada akhir Agustus nanti. Diprediksi kematian akibat infeksi corona itu akan meningkat tercepat di wilayah Alabama, Kentucky, New Jersey, Puerto Riko, Tennessee dan negara bagian Washington.

Editor : Ranto Rajagukguk