Bandara JB Soedirman Purbalingga Ditargetkan Beroperasi Tahun Depan
PURBALINGGA, iNews.id - PT Angkasa Pura II (Persero) terus mempercepat pembangunan Bandara Jenderal Besar Soedirman (BJBS) Purbalingga. Bandara itu ditargetkan beroperasi pada tahun depan.
Presiden Direktur AP II, Muhammad Awaluddin mengatakan, AP II terus menjalin komunikasi yang intensif dengan berbagai pihak supaya proses pembangunan bandara bisa berjalan sesuai rencana. Salah satunya dengan bertemu dengan pemerintah daerah setempat.
“Kami berterima kasih atas kesediaan Bupati menerima kunjungan kami serta mendukung percepatan pembangunan BJBS. Harapannya tahun 2020 tahap I sudah selesai dibangun sisi udara dan daratnya. Jadi sudah siap operasi,” kata Awaluddin melalui keterangan tertulis, Minggu (24/3/2019).
Plt Bupati Purbalingga, Diah Hayuning Pratiwi mengatakan, Pemkab Purbalingga siap memberikan dukungan penuh kepada AP II agar pembangunan bandara berjalan lancar dan sesuai rencana.
"Realisasi Bandara Jenderal Besar Soedirman sudah ditunggu-tunggu oleh masyarakat, tidak hanya Purbalingga, tapi kabupaten-kabupaten di sekitar Purbalingga dan akan menjadi kebanggaan masyarakat Jawa Tengah, khususnya masyarakat Purbalingga,” ujar Diah.
Selain bertemu dengan Pemkab Purbalingga, AP II juga bertemu dengan Letkol (TNI) Putu Sucahyadi selaku Danlanud BJBS. Dalam pertemuan tersebut, Putu sangat mendukung dibangunannya bandara tersebut.
Selain memberikan dampak positif pada perekonomian daerah, dia menyebut, bandara tersebut juga bisa mendukung tugas TNI dalam operasi militer.
“Keberadaan bandara ini juga akan mendukung tugas TNI dalam melaksanakan operasi militer yaitu seperti operasi TNI dalam penanggulangan bencana alam yang membutuhkan fasilitas transportasi udara dalam penanganannya," tutur dia.
Bandara JB Soedirman akan dibangun di atas lahan seluas 115 hektare. Pada tahap I, pembangunan akan difokuskan pada sisi udara dengan dibangunnya landasan pacu (runway) sepanjang 1.600 meter dengan lebar 30 meter.
Setelah itu, pembangunan akan dilanjutkan pada perluasan gedung terminal seluas 3.600 meter persegi. Diharapkan, terminal ini bisa menampung hampir 500 ribu penumpang setiap tahunnya.
Dengan asumsi tersebut, jumlah pergerakan pesawat diprediksi bisa mencapai 4.500 pergerakan. Selain penumpang, pergerakan kargo juga bisa mencapai lebih dari 2.000 ton per tahun.
Selain menguntungkan Purbalingga, Bandara JB Soedirman juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi di sekitarnya seperti Banyumas, Banjarnegara, Wonosobo, dan Kebumen.
Editor: Rahmat Fiansyah