Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Realisasi Pembiayaan Investasi Pemerintah Tembus Rp22,73 Triliun di Awal 2026, untuk Apa Saja?
Advertisement . Scroll to see content

Bantuan Alsintan Kementan Merata hingga ke Daerah Perbatasan

Kamis, 20 Juni 2019 - 07:14:00 WIB
Bantuan Alsintan Kementan Merata hingga ke Daerah Perbatasan
Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya mewujudkan pertanian modern secara merata di semua wilayah Indonesia. (Foto: Kementan)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya mewujudkan pertanian modern secara merata di semua wilayah Indonesia. Karenanya, mekanisasi harus berkembang hingga ke wilayah terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Selain fokus pada penyediaan alsintan mendukung program Serasi juga memfokuskan program mekanisasi pertanian di daerah pinggiran atau wilayah perbatasan dan terdepan dari NKRI," tutur Direktur Alat Mesin Pertanian sekaligus Ketua Tim Kerja Pertanian 4.0, Andi Nur Alam Syah, Kamis (20/6/2019).

Hal tersebut merupakan langkah dalam mempercepat pembangunan pertanian Indonesia berbasis pertanian 4.0.

"Selama ini kan mekanisasi pertanian lebih difokuskan di daerah di Jawa dan sentra produksi. Kita rubah, kemajuan mekanisasi pertanian difokuskan dari daerah pinggiran sehingga sektor pertanian ke depan benar-benar modern," tutur Andi Nur Alam.

Dia optimistis untuk mewujudkan modernisasi pertanian di daerah terdepan. Pasalnya, Kementan telah memiliki modal atau fondasi yang kuat, tinggal dimantapkan organisasinya melalui Unit Pengelola Jasa Alsintan (UPJA, red) sehingga modernisasi benar-benar bisa terwujud," ujarnya.

Pemantapan tersebut bukan hanya dari sisi kuantitas, tapi fokus kepada kualitas dari bantuan. "Ke depan, fasilitasi kita harap sekali sehingga bisa berkelanjutan karena sudah untung. Nah kalau sudah untung, kita tak usah nyiapin alsintannya. Makna pembangunan kan, pemberdayaan karena petani itu diberi fasilitasi supaya bergerak," ujar  dia.

Lebih lanjut Andi Nur Alam menjelaskan pemantapan alsintan dari sisi kualitas dipastikan dapat mengurangi tindak penyelewengan bantuan alsintan itu sendiri. Kemudian, alsintan tidak lagi dimiliki atau dikuasai oleh ketua kelompok.

"Sehingga ke depannya yang kita bangun adalah alsintan itu dalam satu pengelolaan melalui UPJA. Saya pikir, Pak Menteri luar biasa, tinggal kita lanjutkan. Ke depan pertanian modern sudah jalan, apalagi beliau dikasih kesempatan tetap jadi menteri pertanian," tuturnya.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut