Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Baja Nirkarat RI Bebas Bea Masuk Anti-Dumping Turki, Peluang Ekspor Terbuka Lebar
Advertisement . Scroll to see content

Bareng Ganjar, Wamendag Pacu Gudang Komoditas Pangan di Jateng 

Jumat, 19 Maret 2021 - 20:40:00 WIB
Bareng Ganjar, Wamendag Pacu Gudang Komoditas Pangan di Jateng 
Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga meresmikan Gudang SRG di Brebes, Jawa Tengah. (Foto: Kemendag)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendorong optimalisasi sistem resi gudang (SRG) di Jawa Tengah. SRG merupakan sistem logistik yang diarahkan menjadi buffer dalam sistem perdagangan.

Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga bersama Gubernur Ganjar Pranowo mengumpulkan 11 Bupati di Jateng untuk memacu kinerja SRG. Peran SRG sangat vital untuk menyerap komoditas bahan pokok masyarakat sehingga harganya stabil.

“Peran kepala daerah sangat besar. Oleh Karena itu, dengan bantuan Pak Ganjar kita kumpulkan para bupati agar SRG di daerah mereka yang belum berfungsi sebagaimana mestinya bisa kita berdayakan," katanya melalui keterangan tertulis, Jumat (19/3/2021).

Baik produsen yaitu Beberapa daerah di Jawa Tengah punya cerita sukses dengan SRG, yaitu Wonogiri untuk produk beras dan Brebes untuk produk bawang merah. Namun masih ada beberapa daerah yang diberikan bantuan gudang oleh pemerintah pusat belum optimal kinerjanya. 

Selain Wonogiri dan Brebes, SRG lain di Jateng terdapat di 11 kabupaten. Mereka rata-rata menggarap komoditas kebutuhan pokok seperti beras, cabai, dan jagung. Beberapa daerah mulai mengembangkan ke produk lain.

"Purwodadi misalnya mulai melirik komoditas kedelai yang permintaan pasarnya besar dan terus meningkat," katanya.

Sementara Wonogiri mulai membuka wacana untuk mengelola empon-empon yang menopang industri jamu khas Jawa Tengah.

Kemendag hingga Maret 2021 ini telah menerbitkan 392 resi gudang senilai Rp76,4 Miliar. Nilainya diharapkan meningkat sekitar 7 persen pada tahun ini. Upaya-upaya menggenjot peran stakeholder juga terus dilakukan, termasuk dengan perbankan.

“Kita senang, perbankan makin terlibat dalam SRG. Sistem resi gudang ini memang punya prospek cerah bukan hanya di sisi sosial tetapi juga dari sisi bisnis. Jika dikelola dengan benar, maka aset ekonomi yang dikelola sangat besar karena menyangkut konsumsi keseharian masyarakat," ujarnya.

Selain perbankan, Kemendag juga bekerja sama dengan lembaga lain seperti Bulog dan PTPN. Kedua BUMN tersebut dikenal punya instalasi gudang dan mekanisme produksi dan perdagangan yang berkaitan dengan kebutuhan pokok. 

Peresmian Gudang SRG

Wamendag langsung menuju ke Brebes untuk meresmikan gudang SRG untuk bawang merah. SRG di Brebes ini dilengkapi tehnologi controlled atmosphere system (CAS) yang berguna untuk mengendalikan mutu pasca panen bawang merah. 

“Mutu produk sangat tejaga dengan teknologi CAS jadi harganya tak turun. Bahkan karena SRG melepas produk saat terjadi penurunan supply di pasar, harganya tetap bagus dan menguntungkan petani," kata Wamendag.

Bupati Brebes Idza Priyanti mengapresiasi peluncuran gudang SRG ini. Dia berharap bisa mendukung SRG bisa mempertahankan status Brebes sebagai pemasok bawang merah utama nasional.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut