Bos Taksi Malaysia Minta Maaf usai Hina Indonesia, Garda Tetap Gelar Unjuk Rasa

Rully Ramli ยท Kamis, 29 Agustus 2019 - 23:55 WIB
Bos Taksi Malaysia Minta Maaf usai Hina Indonesia, Garda Tetap Gelar Unjuk Rasa

Unjuk rasa mitra pengemudi ojek online. (Foto: ilustrasi/AFP)

JAKARTA, iNews.id - Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) tetap menggelar unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Malaysia di Indonesia. Ini merespons pernyataan salah satu bos taksi Malaysia yang menghina Indonesia.

Kemarin, Founder Big Blue Taxi Malaysia, Shamsubahrin Ismail menggelar jumpa pers untuk meminta maaf setelah menghina Indonesia sebagai negara miskin. Dia juga menyebut Gojek hanya cocok untuk rakyat miskin seperti Indonesia, Thailand, India, dan Kamboja.

Presiden Garda Igun Wicaksono mengatakan, para mitra pengemudi akan menggelar unjuk rasa di Kedubes Malaysia, Jumat (30/8/2019). Aksi tersebut akan dihadiri ratusan orang mulai pukul 14.00 WIB.

Igun mengatakan, unjuk rasa yang sudah direncanakan beberapa hari lalu itu awalnya akan mengajukan dua tuntutan. Pertama, Dubes Malaysia untuk RI harus ikut memberikan klarifikasi atas pernyataan kontroversial yang dilontarkan Shamsubahrin. Kedua, mendesak Shamsubahrin meminta maaf kepada rakyat Indonesia secara terbuka.

"Karena pihak bos taksi malaysia sudah minta maaf secara terbuka sesuai tuntutan. Jadi besok aksi unjuk rasa pernyataan sikap (dari Dubes Malaysia untuk RI)," ujarnya kepada iNews.id, Kamis (29/8/2019).

Igun menilai, aksi unjuk rasa tersebut tetap diperlukan sebagai peringatan keras agar kejadian serupa tidak terulang lagi. Dia berharap tidak ada lagi individu atau institusi yang berani menghina Indonesia, baik dalam artian negara maupun masyarakatnya.


Editor : Rahmat Fiansyah