Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tingkat Ketimpangan Pengeluaran Penduduk RI Turun per September 2025, Kota Penyumbang Terbesar
Advertisement . Scroll to see content

BPS: Neraca Dagang Maret 2019 Surplus 540,2 Juta Dolar AS

Senin, 15 April 2019 - 11:40:00 WIB
BPS: Neraca Dagang Maret 2019 Surplus 540,2 Juta Dolar AS
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto saat memaparkan data ekspor-impor Maret 2019 di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (15/4/2019). (Foto: iNews.id/Rully Ramli)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan pada Maret 2019 surplus 540,2 juta dolar Amerika Serikat (AS). Surplus tersebut meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang surplus 330 juta dolar AS.

Kendati demikian, surplus neraca dagang tersebut turun dibanding Maret 2018. Saat itu, nilai surplusnya mencapai 1,12 miliar dolar AS.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, surplus neraca perdagangan ini membuktikan perdagangan Indonesia cukup baik. Padahal sebelumnya, neraca dagang pada bulan Januari 2019 defisit 1,1 miliar dolar AS.

"Selama Februari sampai Maret 2019 ada perkembangan harga yang berpengaruh ke ekspor-impor," katanya di Gedung BPS, Jakarta, Senin (15/4/2019).

BPS mencatat, selama Maret 2019 nilai ekspor nasional sebesar 14,03 miliar dolar AS, naik 11,71 persen dari bulan sebelumnya. Namun, nilai ekspor tersebut turun dibandingkan Maret 2018 yang mencapai 15,58 miliar dolar AS.

Sementara itu, nilai impor Maret 2019 13,49 miliar dolar AS, naik 10,31 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Namun, nilai impor tersebut turun dibandingkan Maret 2018 yang mencapai 12,22 miliar dolar AS.

Realisasi tersebut membuat defisit neraca dagang pada awal tahun ini membaik. Pada Januari 2019, neraca dagang defisit 1,06 miliar dolar AS.

Dengan surplus pada Februari-Maret 2019 sebesar 870 dolar AS, maka defisit neraca perdagangan pada kuartal I-2019 menjadi 193 juta dolar AS. Angka ini lebih buruk dibandingkan kuartal I-2018 yang surplus 314 juta dolar AS.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut