Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Rp12,83 Triliun, Jaga Daya Beli Masyarakat selama Ramadan-Idulfitri 2026
Advertisement . Scroll to see content

Cabai Merah hingga Tarif Pesawat jadi Biang Kerok Inflasi Desember Tertinggi Sepanjang 2023

Selasa, 02 Januari 2024 - 14:25:00 WIB
Cabai Merah hingga Tarif Pesawat jadi Biang Kerok Inflasi Desember Tertinggi Sepanjang 2023
ilustrasi biang kerok inflasi di Desember 2023 (ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan inflasi sebesar 0,41 persen pada Desember 2023 merupakan yang tertinggi sepanjang 2023. Ternyata, hal ini disebabkan tingginya harga cabai hingga tarif pesawat.

"Dalam grafik terlihat tingkat inflasi bulanan Desember 2023 adalah yang tertinggi sepanjang tahun 2023 dan kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar adalah makanan, minuman dan tembakau dengan inflasi terbesar 1,07 persen dan andil inflasi 0,29 persen," ucapnya dalam konferensi pers hari ini, Selasa (2/1/2024).

Amalia menuturkan, dari angka tersebut, komoditas penyumbang utama inflasi adalah cabe merah dengan andil inflasi sebesar 0,06 persen, bawang merah dengan andil inflasi 0,04 persen, tomat andil inflasi 0,03 persen, cabai rawit andil inflasi sebesar 0,02 persen, beras andil 0,02 persen, dan telur ayam ras andil 0,02 persen.

Selain itu juga terdapat komoditas di luar makanan, minuman, dan tembakau yang juga memberikan andil signifikan terhadap inflasi secara bulanan (month to month).

"Antara lain, angkutan udara dengan andil inflasi sebesar 0,05 persen, emas perhiasan dengan andil inflasi 0,02 persen, serta komoditas rekreasi dengan andil 0,01 persen," ucap dia.

Amalia menambahkan, inflasi pada Desember 2023 yang sebesar 0,41 persen didorong oleh inflasi seluruh komponen.

Ia menyebutkan, komponen harga diatur pemerintah mengalami inflasi sebesar 0,39 persen dengan andil inflasi sebesar 0,07 persen. Penyumbang utama inflasi tersebut adalah tarif angkutan udara, rokok putih, dan rokok kretek filter.

Sementara, komponen harga bergejolak mengalami inflasi sebesar 1,42 persen dengan andil inflasi sebesar 0,25 persen. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi adalah cabai merah, bawang merah, tomat, cabai rawit, beras, telur ayam ras, minyak goreng, daging ayam ras, dan bawang putih.

Kemudian, Inflasi Komponen Inti sebesar 0,14 persen dengan andil inflasi sebesar 0,09 persen. Komoditas yang dominan memberikan andil terhadap inflasi komponen inti adalah emas perhiasan, gula pasir, dan rekreasi.

"Inflasi Kelompok Makanan, minuman, dan tembakau pada momen perayaan Natal dan Tahun baru (Desember) relatif tinggi setiap tahunnya," terang Amalia. 

Ditekankannya, inflasi Desember 2023 Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau relatif tinggi, namun sedikit lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu sebesar 1,07 persen. Subkelompok Makanan selalu lebih dominan menyebabkan tingginya tingkat inflasi pada bulan Desember.

"Komoditas makanan yang paling utama menyebabkan inflasi Desember 2023 adalah Cabai Merah, Bawang Merah, Tomat, Beras, Telur Ayam ras, dan Cabai Rawit," pungkasnya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut