Covid-19, Pengangguran di Korsel Cetak Rekor dalam Satu Dekade

Djairan ยท Rabu, 10 Juni 2020 - 10:20 WIB
Covid-19, Pengangguran di Korsel Cetak Rekor dalam Satu Dekade

Masyarakat Korsel mencari pekerjaan. (Foto: Bloomberg)

SEOUL, iNews.id - Angka pengangguran Korea Selatan melonjak ke level tertinggi dalam satu dekade terakhir. Kondisi ini terjadi setelah ekonomi Negeri Ginseng itu terpukul pandemi Covid-19.

Badan statistik setempat merilis data pengangguran di Korsel naik menjadi 4,5 persen pada Mei, dari sebelumnya 3,8 persen pada bulan April 2020. Jumlah pekerjaan turun 392.000 pada Mei dari periode sama tahun sebelumnya.

"Situasi pekerjaan sulit untuk diprediksi ke depan, sebab kontraksi ekonomi di mitra dagang mengarah pada penurunan ekspor, dan itu secara negatif memengaruhi lapangan kerja di bidang manufaktur," ujar Menteri Keuangan Korsel, Hong Nam Ki, dilansir Bloomberg, Rabu (10/6/2020).

Perusahaan-perusahaan di Korsel terus memangkas jumlah pekerja demi penghematan di tengah turunnya ekspor dan konsumsi masyakarat. Kenaikan tingkat pengangguran terus terjadi meski pemerintah melonggarkan pembatasan sosial pada April lalu.

Sektor manufaktur telah kehilangan 57.000 pekerja hingga Mei, dengan 371.000 posisi lainnya pada bisnis ritel, grosir, restoran, dan hotel. Namun, sektor pertanian mencatatkan pertumbuhan lapangan kerja sebanyak 54.000

Kementerian Tenaga Kerja setempat menunjukkan, pembayaran untuk klaim pengangguran mencapai Rp11,7 triliun pada bulan lalu. Angka pengangguran itu belum mencakup jumlah pengangguran terselubung dan potensial.

Pemerintah Korsel sejauh ini telah menjanjikan lebih dari 270 triliun won untuk meredam dampak Covid-19, sementara Bank of Korea telah memangkas suku bunga utamanya ke rekor terendah 0,5 persen.

Editor : Rahmat Fiansyah