Covid-19 Tak Berakhir, Pengangguran Bisa Bertambah 5 Juta Orang

Antara ยท Kamis, 18 Juni 2020 - 16:59 WIB
Covid-19 Tak Berakhir, Pengangguran Bisa Bertambah 5 Juta Orang

Menaker Ida Fauziyah mengantisipasi perkiraan penambahan 2,92 juta hingga 5,23 juta orang pengangguran jika pandemi Covid-19 terus berlangsung. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengantisipasi perkiraan penambahan 2,92 juta hingga 5,23 juta orang pengangguran di Indonesia jika pandemi Covid-19 terus berlangsung. Untuk itu, pemerintah berusaha menekan pengangguran tidak menyentuh angka dua digit.

“Di samping data yang telah kami kompilasi, kami juga mengantisipasi pengangguran yang bisa bertambah 2,92 juta orang hingga 5,23 juta orang. Kami terus mencoba menekan tingkat pengangguran agar tetap di bawah dua digit,” ujarnya, dalam telekonferensi di Jakarta, Kamis (18/6/2020).

Ida mengatakan, saat ini jumlah pekerja yang terdampak pandemi Covid-19 sebanyak 1,7 juta orang, baik di sektor formal maupun informal. Dampak dari Covid-19 bisa berupa Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), maupun pengenaan status dirumahkan.

Adapun jumlah pengangguran di Indonesia, menurut data Badan Pusat Statisik (BPS) per Februari 2020 mencapai 6,88 juta orang. Untuk itu, Ida berharap situasi dunia usaha segera membaik agar roda ekonomi dapat bergerak, yang pada akhirnya menyerap kembali tenaga kerja.

Pada kuartal I 2020, investasi masih tumbuh yang menyebabkan pembukaan lapangan kerja hingga 300 ribu orang. Di masa transisi New Normal, Menaker mengharapkan investasi terus tumbuh hingga akhir tahun agar dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja.

Ida mengungkapkan, pemerintah telah menetapkan enam kebijakan strategis untuk mengurangi dampak Covid-19 terhadap dunia kerja. Keenam kebijakan itu adalah paket stimulus ekonomi untuk dunia usaha agar tidak ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK); insentif pajak penghasilan bagi para pekerja; jaring pengaman sosial melalui program perluasan bantuan sosial (bansos) bagi pekerja formal dan informal; pemberian prioritas Kartu Prakerja bagi para pekerja yang menjadi korban PHK; perluasan program industri padat karta; dan perlindungan bagi para pekerja migran Indonesia (PMI).

Editor : Dani Dahwilani