Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bulog Siapkan 828.000 Ton Beras, Siap Distribusi Sepanjang Tahun
Advertisement . Scroll to see content

Dukung Generasi Unggul, Bulog Hadirkan Beras Fortifikasi yang Kaya Vitamin

Jumat, 20 September 2019 - 17:35:00 WIB
Dukung Generasi Unggul, Bulog Hadirkan Beras Fortifikasi yang Kaya Vitamin
Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso usai peluncuran beras fortifikasi di Gedung Bulog Jakarta, Jumat (20/9/2019). (Foto: iNews.id/Diaz Abraham)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Perum Bulog berinovasi dengan menghadirkan beras fortifikasi sebagai wujud penyediaan pangan yang sehat dan bermutu. Inovasi ini sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah untuk menciptakan generasi unggul.

Beras fortifikasi merupakan beras sehat (healthy rice) yang diperkaya dengan vitamin dan mineral, terdiri dari vitamin A, vitamin B1, vitamin B3, vitamin B6, vitamin B9 (asam folat), vitamin B12, zat besi, dan zink. Penyediaan beras ini bekerja sama dengan salah satu perusahaan penyedia kernel fortifikan.

Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso mengatakan, beras fortifikasi merupakan beras medium atau premium yang dicampur vitamin sesuai standar yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.

"Kita bersinergi dengan kementerian atau lembaga terkait yang berhubungan dengan itu, sehingga nanti dengan sendirinya seluruh masyarakat kita dari Sabang sampai Merauke mengkonsumsi beras yang memiliki vitamin sehingga generasi unggul itu bisa tercapai," ujarnya di Kantor Bulog Jakarta, Jumat (20/9/2019).

Buwas, sapaan akrabnya, mengatakan kualitas beras ini sudah terjamin karena diawasi oleh BPOM dan Kementerian Kesehatan. Bahkan saking amannya, masyarakat tidak perlu mencuci beras fortifikasi sebelum diolah menjadi nasi atau bubur.

Buwas menambahkan, nantinya tiap daerah akan memproduksi beras bervitamin ini. Penerima BPNT juga bisa menikmati beras sehat yang dijual seharga Rp12 ribu per kg. Namun, dia memastikan kehadiran beras untuk tahap awal masih bersifat alternatif, bukan paksaan.

"Kalau dia mau pilih, misal saya mau pilih beras yang Rp8.600 per kg atau medium yang tidak pakai vitamin enggak apa-apa karena dia inginnya banyak. tapi pelan-pelan kita sampaikan kepada masyarakat, Anda harus mengonsumsi beras yang berkualitas ya," katanya.

Meski demikian, Buwas mengatakan semua beras yang diproduksi nantinya akan menjadi beras fortifikasi.

"Nanti juga beras-beras yang medium itu semua diproses seperti ini semua. Jadi nanti enggak ada pilihan lain walaupun beras itu mau murah, mau mahal, mau medium mau premium semua mengandung vitamin. ini program nasional, tapi kan bertahap ya," tutur Buwas.

Masyarakat yang ingin membeli beras fortifikasi dapat memesan melalui marketplace seperti Shopee. Selain itu ada juga platform panganan.com yang nantinya akan diperkenalkan kepada masyarakat dalam waktu dekat.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut