Efek Cukai, BPS: Harga Rokok Mulai Naik Perlahan di Tingkat Pengecer

Ilma De Sabrini ยท Senin, 02 Desember 2019 - 19:05 WIB
Efek Cukai, BPS: Harga Rokok Mulai Naik Perlahan di Tingkat Pengecer

Rokok. (Foto: ilustrasi/Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut, kenaikan cukai rokok pada 2020 mulai berdampak. Menjelang penerapan rencana tersebut, para pengecer mulai menaikkan harga rokok sejak November 2019.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan pengecer sudah mulai menaikkan harga rokok. Meski begitu, kenaikan tersebut belum terjadi secara merata.

"Jadi (harga rokok) di pedagang naik tipis-tipis, supaya enggak kaget," kata Suhariyanto di Jakarta, Senin (2/12/2019).

Dia menyebut, pola kenaikan harga rokok di tingkat pengecer biasanya tidak akan drastis karena faktor daya beli masyarakat. Berdasarkan pantauan BPS, harga rokok di sejumlah daerah seperti Sibolga dan Tegal mulai naik. 

"Naiknya pelan-pelan. Ini terjadi kenaikan di 50 kota. Kenaikan tertinggi di Sibolga. Kemudian di beberapa kota, seperti Sumatra Utara. Lalu disusul oleh Tegal, Madiun, dan Pontianak naik 2 persen," tuturnya. 

Suhariyano menilai, kenaikan harga rokok tersebut tercermin dalam inflasi kelompok makanan jadi, minuman, dan tembakau. Kelompok ini mengalami inflasi 0,25 persen sepanjang bulan lalu.


Editor : Rahmat Fiansyah