Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menperin Kaget Manufaktur RI Masih Ekspansif di Tengah Gejolak Global: Tunjukkan Resiliensi Kuat
Advertisement . Scroll to see content

Era Industri 4.0 Diharapkan Dongkrak Sektor Manufaktur Indonesia

Rabu, 04 Desember 2019 - 15:29:00 WIB
Era Industri 4.0 Diharapkan Dongkrak Sektor Manufaktur Indonesia
Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin Putu Juli Ardika dalam diskusi IDX Channel di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (4/12/2019). (Foto: iNews.id/Aditya Pratama).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah berharap era Industri 4.0 dapat mendorong sektor manufaktur Indonesia semakin kompetitif. Dengan demikian, sektor ini akan berperan semakin besar dalam menopang pertumbuhan ekonomi.

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Putu Juli Ardika menuturkan, pemerintah akan mempersiapkan segala sesuatu agar Indonesia dapat memanfaatkan era industri 4.0. Persiapan itu termasuk kemudahan dalam berusaha.

"Diharapkan dengan industri 4.0 ini kita akan bisa mengembalikan kemampuan industri manufaktur di dalam perannya untuk ekonomi," ujar Putu dalam diskusi IDX Channel bertajuk 'Kesiapan Industri Otomotif Menuju Era 4.0' di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (4/12/2019).

Putu meyakini, penerapan Industri 4.0 akan menjadikan produktivitas semakin meningkat. Selain itu, reject breakdown mesin dapat dikurangi signifikan.

Jika ini tercapai, Indonesia akan semakin kompetitif dan bisa mendorong ekspor ke arah produk-produk industri manufaktur.

Putu berharap, dengan makin kompetitifnya industri Tanah Air, akan semakin meningkat pula pembangunan nasional serta kualitas pekerja.

"Setelah produksi makin bagus, ekspor makin bagus, diharapkan ini berdampak kepada pembangunan ekonomi nasional sampai dengan bagaimana kita mendorong kualitas pekerja kita ke arah yang lebih bagus," ucap Putu.

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut