Erick Thohir Sebut 90 Persen BUMN Terkena Dampak Corona

Djairan ยท Selasa, 26 Mei 2020 - 16:06 WIB
Erick Thohir Sebut 90 Persen BUMN Terkena Dampak Corona

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. (Foto: iNews.id/Aditya Pratama)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melaporkan sebanyak 90 persen perusahaan pelat merah terkena dampak pandemi Covid-19. Hal tersebut membuat hanya sebagian kecil dari sekian banyak perusahaan yang dapat bertahan dengan baik.

"Saya rasa 90 persen perusahaan BUMN terkena dampak pandemi Covid-19, sisa hanya 10 persen yang tidak rentan dari pandemi ini," kata Erick dalam pernyataanya via online, Selasa (26/5/2020).

Adapun perusahaan-perusahaan BUMN yang dapat bertahan dan justru mendapat untung pada saat pandemi corona adalah sektor telekomunikasi, farmasi, dan perkebunan yang menghasilkan bahan-bahan makanan. Ke depannya, Erick ingin 142 perusahaan dengan 800 anak cucunya yang dikelola Kementerian BUMN dapat memperbaiki sistem operasional. Dia ingin menyederhanakan jumlah cakupan kerja perusahan-perusahaan pelat merah itu.

Erick menyebut, kementeriannya ingin memperkecil jumlah kluster atau pengelompokan kerja di perusahaan pelata merah. Kluster yang ada di BUMN berjumlah 27, akan diperkecil menjadi 12 kluster saja, dan masing-masing kluster memiliki supply chain yang tersistematis.

"itu yang farmasi harusnya digabung saja dengan rumah sakit menjadi satu kluster, semen dengan karya-karya akan menjadi satu kluster juga, karena apa, supply chain-nya ke depan akan menghadapi tantangan dalam 3 hal, teknologi, logistik dan kemampuan berdikari," kata dia.

Saat ini, Erick menyebut, 86 persen perusahaan pelat merah siap menjalankan skenario era baru menghadapi pandemi Covid-19, atau the new normal. Terbukti dengan telah dipersiapkannya protokol penyesuaian era new normal yang ditargetkan selesai pada 25 Mei lalu.

Editor : Ranto Rajagukguk