Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4, Cek Jadwal dan Tahapannya!
Advertisement . Scroll to see content

Gandeng Kadin dan Apindo, Kemenaker Sudah Latih 2.000 Mentor Magang

Senin, 19 November 2018 - 21:50:00 WIB
Gandeng Kadin dan Apindo, Kemenaker Sudah Latih 2.000 Mentor Magang
Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri. (Foto: iNews.id/Isna Rifka Sri Rahayu)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) akan menggalakkan program magang untuk mengurangi tingginya kondisi ketidakcocokan (missmatch) antara kemampuan tenaga kerja dengan kebutuhan industri.

Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri mengatakan, program pemagangan ini penting untuk mencetak tenaga kerja yang terampil. Keberadaan mentor penting untuk berjalannya program tersebut. Sejauh ini, baru 2.000 mentor yang dibekali pelatihan.

"Sampai dengan bulan kemarin kita ada sekitar 2.000-an mentor yang berhasil kita latih yang berasal dari industri," ujarnya di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Senin (19/11/2018)

Pada tahun 2019, Kemenaker bekerja sama denga Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) akan menyelenggarakan program magang untuk 400.000 orang. Untuk itu, pemerintah memerlukan 8.000 mentor sehingga masih ada 6.000 mentor lagi yang perlu dilatih.

"Nantinya dia (mentor) tugasnya adalah mengawal proses pemagangan di perusahaan-perusahaan itu. Mereka berasal dari industri itu sendiri," kata dia.

Menurutnya, keterlibatan pelaku industri dalam investasi di sektor sumber daya manusia (SDM) akan semakin besar. Hal ini tentu dapat membantu pemerintah mencapai target penyerapan tenaga kerja yang setiap tahunnya sebanyak 2 juta orang.

"Memang lebih banyak orang industri yang menangani masalah pengembangan SDM, baik untuk internal maupun pihak di luarnya," ucapnya.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut