Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dirut Garuda Buka Suara soal Viral Kabar Awak Kabin Patah Tulang usai Pesawat Turbulensi
Advertisement . Scroll to see content

Garuda Batal Mogok Kerja, Kementerian BUMN: Demi Kepentingan Nasional

Jumat, 06 Juli 2018 - 14:29:00 WIB
Garuda Batal Mogok Kerja, Kementerian BUMN: Demi Kepentingan Nasional
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengapresiasi keputusan Serikat Karyawan Garuda (Sekarga) yang membatalkan aksi mogok kerja. Keputusan tersebut sebagai komitmen bersama manajemen dalam upaya pengembangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (IDX: GIAA).

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Jasa Konsultasi Kementerian BUMN Gatot Trihargo mengatakan, pembatalan rencana mogok kerja diputuskan setelah adanya kesepakatan dalam pertemuan antara perwakilan manajemen GIAA dan Sekarga dengan Menteri BUMN Rini Soemarno kemarin. Upaya tersebut merupakan bukti nyata kepedulian seluruh pihak atas kepentingan nasional dan masyarakat luas.

"Kami apresiasi langkah baik seluruh pihak yang sama-sama masih berkomitmen mementingkan kepentingan nasional. Seluruh pihak pun sepakat untuk lebih bersinergi lagi dalam meningkatkan kinerja perusahaan," ujarnya dalam keterangan resmj, Jumat (6/7/2018).

Dari hasil pertemuan kemarin, manajemen GIAA bersama Sekarga dan APG sepakat untuk berkomitmen bersama-sama menjaga dan memperbaiki kinerja perusahaan, melakukan komunikasi dengan baik dan menjadikan Sekarga sebagai mitra kerja manajemen dalam menjaga dan memperbaiki kinerja perusahaan.

"Sekarga dan APG juga sepakat dan tetap berkomitmen menjaga kelangsungan operasional penerbangan Garuda Indonesia. Termasuk mendukung dan mensukseskan program nasional perusahaan seperti penerbangan Haji tahun 2018/1439 H," tuturnya.

Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala Mansury mengatakan, dasar dari hasil keputusan membatalak mogok kerja karena mempertimbangkan aspek kepentingan nasional. Terutama pelaksanaan penerbangan haji yang mulai dilakukan pada 17 Juli mendatang.

"Sekarga dan APG (Asosiasi Pilot Garuda) sepakat untuk membatalkan rencana aksi mogok dan tetap berkomitmen menjaga keberlangsungan operasional penerbangan Garuda Indonesia," ujarnya di Garuda City Center, Tangerang, Jumat (6/7/2018).

Selain itu, kedua belah pihak sepakat untuk melakukan komunikasi yang baik antara karyawan dan manajemen perusahaan. Pasalnya, aksi mogok ini ditengarai oleh kesalahan komunikasi antara keduanya.

"Kita tentu bersama-sama seluruh stakeholder manajemen karyawan dan Sekarga dan APG kita fokus bisa jaga dan tingkatkan kinerja Garuda Indonesia dari sisi keuangan hingga operasional," ucapnya.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut