Genjot Produksi Dalam Negeri, Pemerintah Targetkan Tak Lagi Impor PCR

Antara ยท Minggu, 21 Juni 2020 - 00:30 WIB
Genjot Produksi Dalam Negeri, Pemerintah Targetkan Tak Lagi Impor PCR

Pemerintah menargetkan tidak lagi mengimpor Polymerase Chain Reaction (PCR) atau alat tes swab Covid-19. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah menargetkan tidak lagi mengimpor Polymerase Chain Reaction (PCR) atau alat tes swab Covid-19. Pemerintah mengharapkan kebutuhan PCR dapat dipenuhi produksi dalam negeri.

"Kalau bisa diusahakan dalam waktu yang tidak lama, nanti 100 persen sudah tertutup oleh produksi dalam negeri, sehingga tidak tergantung impor, syukur-syukur nanti kita ekspor," ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Sabtu (20/6/2020).

Dia mengungkapkan perusahaan di bawah Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Biofarma, mampu membuat PCR kit sebanyak 50.000 per pekan. Dia berharap Indonesia tidak perlu lagi mengimpor barang, justru harus bisa mengekspor.

Dia menuturkan di kawasan PT Biofarma ada gedung milik Kementerian Kesehatan yang bakal dialihfungsikan untuk tambahan tempat produksi PCR kit. Target produksi 2 juta PCR kit dalam satu bulan diharapkan bisa terpenuhi.

"Tadi Pak Menteri Kesehatan sudah menginstruksikan dan menyarankan supaya dalam waktu dekat ini kebutuhan PCR kit sudah bisa dicukupi dari dalam negeri dari Biofarma," katanya.

Menko Muhadjir juga meminta PT Biofarma mempercepat pembuatan vaksin Cobid-19. Saat ini, proses pembuatan vaksin Covid-19 bekerja sama dengan industri dari China.

Editor : Dani Dahwilani