Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ekonom Ramal Ekonomi 2026 Mandek di Angka 5% gegara Hal Ini
Advertisement . Scroll to see content

Harga Bawang Putih Mahal, Indef Sebut Konsumen Jakarta Rugi Hingga Rp247 Miliar

Selasa, 18 Februari 2020 - 20:05:00 WIB
Harga Bawang Putih Mahal, Indef Sebut Konsumen Jakarta Rugi Hingga Rp247 Miliar
Ilustrasi bawang Putih. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Harga bawang putih yang mahal di Jakarta membuat konsumen merugi hingga Rp247 miliar. Angka ini berdasarkan kalkulasi pembelian bawang putih dengan rata-rata harga Rp50.000 per kilogram (kg) dalam rentang waktu dua pekan pertama pada Februari 2020.

"Ternyata harga kenaikan bawang putih per 2 Februari sampai 14 Februari menghasilkan kerugian konsumen rata-rata Rp247 miliar. Ink kerugian yang sangat luar biasa," ujar Mirah di ITS Tower, Jakarta, Selasa (18/2/2020).

Adapun angka tersebut muncul dengan asumsi konsumsi bawang putih impor per tahun sebesar 480.00 ton. Mirah memaparkan, pada Januari harga bawang putih berada di kisaran Rp34.000. Namun demikian, tiba-tiba harga bawang putih di Jakarta melonjak tajam menjadi Rp40 ribu pada 1 Februari, dan kembali meningkat pada 14 Februari menjadi Rp54 ribu.

Mirah bahkan menyatakan harga bawang putih di Jakarta adalah yang tertinggi dalam skala nasional. Hal ini tentunya menjadi anomali mengingat impor bawang masuknya dari pelabuhan di Jakarta.

"Kalau dari transportation cost-nya, harusnya bisa menjadikan penjualan bawang putih lebih murah dibanding daerah lainnya," ucap Mirah.

Mirah bahkan membandingkan harga bawang putih di Jakarta dengan di daerah lain seperti Maluku, Papua, hingga Sulawesi yang lebih murah.

"Apakah memang setinggi itu demand bawang putih di Jakarta atau ada permainan yang sengaja menahan stok bawang putih untuk tidak disebarkan? Ya bisa saja terjadi," kata Mirah.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut