Harga Beras Naik, Menko Darmin Minta Bulog Percepat Operasi Pasar
JAKARTA, iNews.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution meminta Perusahaan Umum Badan Usaha Logistik (Perum Bulog) untuk mempercepat operasi pasar untuk menurunkan harga beras.
Pada awal tahun ini, pemerintah memutuskan untuk mengimpor beras sebanyak 500.000 ton ke negara-negara tetangga seperti Vietnam dan Thailand. Darmin mengatakan, Bulog saat ini sudah menyelesaikan proses tendernya.
"Kita minta bulog operasi pasar full, karena kalau tidak, bisa tidak turun harga," kata Darmin di kantornya, Jakarta, Jumat (19/1/2018).
Darmin mengatakan, proses impor beras sudah selesai sehingga minggu depan, pasokan beras impor diperkirakan sudah masuk ke Indonesia. Untuk itu, Bulog diminta untuk membanjiri pasokan beras di pasar supaya harga cepat turun.
"Minggu depan akan berjalan, mudah-mudahan harga bisa turun," kata Mantan Gubernur Bank Indonesia itu.
Darmin juga meminta seluruh pihak untuk menghentikan perdebatan mengenai langkah pemerintah mengimpor beras, termasuk stok beras yang saat ini dikelola Bulog. Perdebatan sebelumnya muncul karena beberapa bulan lagi, terutama Maret dan April, panen raya beras akan terjadi.
“Sudah tidak usah ikut-ikutan debat surplus atau defisit, ini harganya naik," kata Darmin.
Beras selama ini merupakan kontributor utama inflasi dari sisi volatile food. Kenaikan harga beras bisa mendongkrak inflasi. Berdasarkan catatan Bank Indonesia, inflasi hingga minggu kedua Januari 2018 sudah mencapai 0,69 persen. Bank sentral berharap langkah pemerintah mengimpor beras dapat menekan inflasi bulan ini.
Editor: Ranto Rajagukguk